free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Ekonomi

Petani Apel Akui 2024 Lebih Ramai, Wisata Petik Apel Kota Batu Lesu di 2025

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

11 - Jan - 2026, 19:06

Placeholder
Salah seorang wisatawan saat memetik apel di lahan Desa Tulungrejo, Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Lesunya kunjungan wisatawan sepanjang 2025 dirasakan wisata petik apel yang selama ini menjadi ikon Kota Batu. Salah satu pelaku petik apel, Endik Setya Cahya Utama, menyebut tahun 2024 masih jauh lebih baik dibandingkan 2025, baik dari sisi jumlah pengunjung maupun daya beli wisatawan.

Endik mengatakan adanya penurunan minat wisatawan terhadap petik apel dipengaruhi dua faktor utama. Pertama, semakin berkurangnya lahan perkebunan apel akibat alih fungsi lahan. Kedua, menurunnya jumlah wisatawan yang datang ke Kota Batu sepanjang 2025.

Baca Juga : Selama 2025 Terjadi Lonjakan Bencana di Kota Batu, Indikasi Alih Fungsi Lahan Jadi Sorotan

“Kalau dibandingkan dengan 2025 masih bagusan 2024. Sekarang lahan makin sempit, wisatawan juga jauh berkurang,” ujar Endik saat ditemui di kebun apel miliknya.

Ia mencontohkan, pada libur panjang akhir tahun 2024, jumlah pengunjung petik apel di kebunnya bisa mencapai sekitar 300 orang per hari. Namun pada libur panjang 2025, angka tersebut merosot tajam, hanya berkisar 100 hingga 200 pengunjung.

Penurunan jumlah wisatawan ini juga berdampak pada omzet penjualan apel. Pada 2024, tingginya kunjungan membuat wisatawan lebih leluasa berbelanja.

Sementara di 2025, minat beli wisatawan justru melemah. Banyak pengunjung datang sekadar memetik dalam jumlah terbatas. “Kalau 2024 pasti membawa pulang apel untuk buah tangan, sekarang gak sebanyak dulu,” terang Endik, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga : Tamu Menginap Makin Singkat, Okupansi Hotel di Kota Batu 2025 Turun 30 Persen

Endik menilai, wisata petik apel sangat bergantung pada ramainya kunjungan wisata. Saat jumlah wisatawan menurun, efeknya langsung terasa pada pendapatan petani.

Ia berharap ke depan ada upaya bersama untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata Kota Batu agar berdampak langsung pada keberlangsungan petani apel.


Topik

Ekonomi Wisata Petik Apel wisata kota batu wisata Kota Batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lumajang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni