JATIMTIMES - Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar mendorong para pelaku usaha untuk berinovasi dalam rangka meningkatkan daya saing produk lokal dan menguatkan perekonomian masyarakat luas Kabupaten Malang.
Hal itu disampaikan Budiar saat memberikan sambutan dan arahan dalam kegiatan sosialisasi pengembangan produk unggulan daerah dan teknologi masyarakat melalui inovasi yang juga dirangkai dengan peluncuran Gema Inovasi Kabupaten Malang dalam Harmoni atau Gemilang Award 2026 di Pendapa Agung Kabupaten Malang yang diikuti 150 orang peserta.
Baca Juga : Sederet Rekomendasi Pansus BUMD DPRD Jatim: Dari Restrukturisasi Total hingga Bentuk Biro Khusus
"Inovasi penting sebagai kunci peningkatan daya saing produk lokal dan penguatan ekonomi daerah," ujar Budiar, Kamis (30/4/2026).
Pihaknya juga mendorong agar para pelaku usaha dapat menjalin kolaborasi dengan akademisi dari berbagai perguruan tinggi untuk melakukan penelitian dan menjalankan hasil dari penelitian tersebut demi peningkatan ekonomi masyarakat.
"Kolaborasi dengan akademisi sudah sering dilakukan, tapi banyak penelitian jalan di tempat dan tidak dilaksanakan di daerah. Harapan saya, terselenggaranya kegiatan ini bisa dimanfaatkan demi meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah," kata Budiar.
Pejabat publik yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang ini mengajak seluruh elemen masyarakat dan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang untuk memperkuat kolaborasi, keberanian berinovasi, serta semangat pantang menyerah demi mewujudkan Kabupaten Malang sebagai daerah yang unggul, berdaya saing dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
"Saya harap kegiatan ini mampu menjadi inspirasi sekaligus langkah nyata dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah, sehingga produk unggulan Kabupaten Malang dapat berkembang menjadi pilar kekuatan ekonomi daerah maupun nasional dengan melahirkan gagasan kreatif yang tidak berhenti pada konsep, namun dapat diimplementasikan secara nyata," jelas Budiar.
Baca Juga : Pengusaha Plastik Kota Malang Mulai Tertekan, Disnaker Minta Hindari PHK
Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Malang Ricky Meinardhy menambahkan, kekayaan lokal di berbagai sektor yang dimiliki Kabupaten Malang dapat menghasilkan produk kreatif yang harus dikembangkan melalui inovasi teknologi. Kali ini prioritasnya pada sektor pertanian padi, kopi dan susu.
"Kita coba gerakkan bersama dengan melihat potensi daerah. Tetapi kita perbaiki, sederhanakan, lalu ciptakan nilai baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Lalu kita jadikan inovasi menjadi budaya bukan menjadi kegiatan tahunan saja," tutup Ricky.
