Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Rencana Kehadiran Rizieq Shihab di Kota Malang Ditolak Aliansi Masyarakat Cinta Damai

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

29 - Aug - 2026, 17:31

Placeholder
Rapat kordinasi atau mediasi terkait penolakan kehadiran ulama Rizieq Shihab di Kota Malang (Anggara Sudiongko/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Rencana kehadiran Habib Rizieq Shihab dalam kegiatan Tabligh Akbar di Masjid As Syafi’iyah, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (31/8/2026) mendapat penolakan dari Aliansi Masyarakat Cinta Damai.

Sikap tersebut kembali mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kecamatan Kedungkandang, Sabtu (29/8/2026). Dalam forum tersebut, aliansi menyampaikan keberatan atas kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus 2026.

Baca Juga : Demonstrasi dalam Islam, Halal atau Haram? Simak Penjelasannya

Juru Bicara Aliansi Masyarakat Cinta Damai Muhamad Farhan mengatakan, keberatan terhadap rencana kehadiran Rizieq Shihab berkaitan dengan kekhawatiran munculnya gesekan di tengah masyarakat. Menurut dia, potensi benturan perlu dicegah sejak sebelum kegiatan berlangsung. Terlebih, masyarakat Kota Malang memiliki latar belakang yang beragam.

“Saya sadar adanya potensi benturan. Itu yang kami tidak harapkan. Kami ingin menjaga dan merawat ketenteraman serta kekondusifan yang selama ini sudah terbentuk,” ujar Farhan.

Ia menambahkan, kondisi sosial Kota Malang yang majemuk menjadi alasan penting bagi pihaknya untuk menyuarakan penolakan. “Masyarakat Malang sangat majemuk dan menghargai kerukunan serta kekondusifan. Itu yang ingin kami pertahankan,” tegasnya.

Selain persoalan potensi gesekan, aliansi mempertanyakan proses komunikasi sebelum kegiatan digelar. Mereka menyebut terdapat sejumlah pemangku wilayah yang dinilai belum memperoleh informasi secara maksimal mengenai rencana acara tersebut.

Perbedaan pandangan itu kemudian dibahas dalam rakor. Namun, lantaran tidak ditemukan keputusan yang dianggap mengikat atas aspirasi mereka, Aliansi Masyarakat Cinta Damai memilih meninggalkan pertemuan.

Farhan mengatakan langkah tersebut tidak berarti pihaknya mengambil kewenangan untuk menentukan berlangsung atau tidaknya kegiatan. Aliansi, kata dia, hanya menyampaikan aspirasi serta kekhawatiran yang berkembang di masyarakat.

Di tengah penolakan tersebut, panitia tetap menyatakan kegiatan akan digelar sesuai jadwal. Perwakilan panitia Satria Yuda Tirtana mengatakan koordinasi mengenai kegiatan telah dilakukan bersama Polresta Malang Kota. Panitia juga telah menerima sejumlah masukan terkait penyelenggaraan acara.

“Alhamdulillah sudah dapat keputusan final. Kemarin sudah ada rakor pertama di Polresta Kota. Banyak masukan untuk panitia dan sebenarnya sudah clear,” katanya.

Menurut Satria, penolakan yang muncul telah dibahas melalui mediasi. Namun, proses tersebut tidak berujung pada pembatalan kegiatan. “Terjadilah mediasi, dan alhamdulillah tetap acara berlanjut. Insyaallah kami bersinergi dengan kepolisian dan TNI untuk menjaga keamanan,” ujarnya.

Baca Juga : Jepang Kirim 3 Helikopter CH-47 ke Indonesia, Bantu Tangani Karhutla Kalimantan

Rangkaian acara tersebut mencakup Tabligh Akbar dengan menghadirkan Rizieq Shihab, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, peresmian bangunan baru Masjid As Syafi’iyah, haul, dan kegiatan keagamaan lainnya.

Kepolisian memastikan perbedaan pandangan mengenai agenda tersebut menjadi perhatian dalam pengamanan. Kasatintelkam Polresta Malang Kota Kompol Agus Sutanto menjelaskan, kegiatan keagamaan secara administratif cukup disampaikan melalui pemberitahuan kepada kepolisian.

“Dalam kegiatan keagamaan itu sifatnya pemberitahuan, bukan izin. Mereka memang sudah mengirimkan surat itu, makanya kemarin sudah dilakukan rakor,” ujar Agus.

Ia mengatakan rakor kedua dilakukan untuk menyikapi perkembangan situasi setelah muncul keberatan dari sebagian masyarakat. “Hari ini rakor kedua. Kita berharap kegiatan ini tidak menimbulkan gesekan atau konflik antarwarga. Ada sedikit perbedaan pandangan dan ini yang perlu kita samakan persepsi,” tegasnya.

Polisi meminta seluruh pihak mengendalikan diri serta mengutamakan komunikasi. Perbedaan sikap terhadap kehadiran Rizieq Shihab diharapkan tidak berkembang menjadi persoalan baru di lapangan.

Kabag Ops Polresta Malang Kota AKP Rizki Julianda Putera Buna menyatakan pengamanan akan disiapkan dengan mempertimbangkan jumlah jamaah dan perkiraan massa yang hadir. “Jumlah personel akan disesuaikan dengan jumlah jamaah dan perkiraan yang akan datang. Tentunya akan ada pengamanan,” pungkasnya.

 


Topik

Peristiwa rizieq shihab aliansi masyarakat cinta damai kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lumajang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa