Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Indonesia Dilanda El Nino Sangat Kuat hingga 2027, Kapan Puncak Kemarau di Jatim?

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

30 - Jul - 2026, 08:50

Placeholder
Ilustrasi kekeringan. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai musim kemarau tahun ini. Selain dipengaruhi Monsun Australia, Indonesia juga masih berada di bawah pengaruh fenomena El Nino yang diperkirakan bertahan hingga awal 2027.

BMKG menyebut peluang El Nino berkembang menjadi kategori sangat kuat mencapai sekitar 75 persen. Dampaknya, curah hujan di banyak wilayah Indonesia diperkirakan tetap berada di bawah normal hingga Oktober 2026 sehingga meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah daerah.

Baca Juga : Perkuat Kolaborasi, Bank Jatim Gandeng Lima Bank Daerah Lain Tumbuh Bersama

Salah satu wilayah yang diprediksi paling merasakan dampaknya adalah Jawa Timur. Sebagian besar daerah di provinsi tersebut diperkirakan memasuki puncak musim kemarau pada Agustus 2026.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah agar langkah mitigasi dapat dilakukan lebih awal.

"BMKG secara aktif berkomunikasi, berkoordinasi, serta melakukan pendampingan kepada pemangku kepentingan di tingkat daerah, seperti pemerintah daerah (pemda), forkopimda, BPBD, dan semua pihak yang membutuhkan informasi yang lebih detail dan bagaimana cara memitigasi serta beradaptasi terkait dengan kondisi iklim yang terjadi saat ini," ujar Faisal, dikutip dari keterangan resmi BMKG, Kamis (30/7/2026).

Berdasarkan analisis BMKG, sekitar 369 zona musim (ZOM) atau 48,84 persen wilayah Indonesia diperkirakan mengalami puncak musim kemarau pada Agustus 2026.

Wilayah yang memasuki fase tersebut meliputi:

• Sebagian besar Jawa, termasuk hampir seluruh Jawa Timur.

• Sumatra bagian tengah.

• Bali.

• Nusa Tenggara Barat (NTB).

• Sebagian Nusa Tenggara Timur (NTT).

• Sebagian besar Kalimantan.

• Sebagian Sulawesi.

• Sebagian Maluku dan Maluku Utara.

• Sebagian besar Papua.

BMKG juga mencatat terdapat 83 zona nusim (12,26 persen wilayah) yang telah memasuki puncak kemarau pada Juli 2026.

Wilayah tersebut antara lain:

• Sebagian Sumatera.

• Sebagian kecil Pulau Jawa.

• Sebagian Kalimantan.

• NTT bagian selatan.

• Sulawesi Barat bagian utara.

• Sulawesi Tengah bagian barat.

• Sebagian kecil Maluku.

• Papua Barat Daya bagian selatan.

• Papua Barat bagian tengah.

• Papua bagian timur.

Sementara itu, sekitar 169 zona musim (25,41 persen wilayah) diprakirakan baru mencapai puncak musim kemarau pada September 2026.

Daerah tersebut meliputi:

• Kepulauan Bangka Belitung.

• Sebagian besar Sumatra Selatan.

• Lampung.

• Sebagian kecil Jawa.

• Sebagian besar Nusa Tenggara Timur.

• Kalimantan bagian selatan.

• Sebagian besar Sulawesi.

• Sebagian besar Maluku Utara.

• Sebagian Maluku.

• Papua Pegunungan bagian tengah.

Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan lebih kering akibat pengaruh El Nino, BMKG meminta pemerintah daerah memperkuat langkah mitigasi di berbagai sektor.

Beberapa rekomendasi yang disampaikan BMKG antara lain:

Baca Juga : Amalan Ringan Berpahala Dahsyat, Lebih Utama daripada Infak Emas dan Jihad

• Menyesuaikan jadwal tanam dan menggunakan varietas tanaman yang lebih tahan kekeringan.

• Mengoptimalkan waduk, bendungan, embung, serta sumber air sebagai cadangan air bersih.

• Menjaga ketersediaan air untuk mendukung operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

• Meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi peningkatan kasus ISPA akibat kualitas udara yang menurun.

• Memperkuat patroli dan deteksi dini guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi lembaga tersebut agar dapat mengantisipasi dampak musim kemarau secara lebih dini. Semoga informasi ini membantu ya. 


Topik

Peristiwa El Nino BMKG puncak kemarau



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lumajang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa