Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Heboh Surat Sony Sonjaya ke Kepala BGN Baru, Singgung "Hadiah Indah" Usai Jadi Tersangka

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

04 - Jun - 2026, 12:14

Placeholder
Surat Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kepada Kepala BGN yang baru ditunjuk Nanik S. Deyang. (Foto: Instagram resmi Sony Sonjaya)

JATIMTIMES - Publik dibuat heboh dengan unggahan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang. Dalam pesannya, Sony menyinggung soal "hadiah indah" yang disebut diterimanya setelah pergantian pimpinan di tubuh BGN.

Unggahan tersebut muncul tidak lama setelah Kejaksaan Agung menetapkan Sony sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025-2026.

Baca Juga : Jangan Terlewat! 4 Beasiswa Terbaru Juni 2026 untuk Calon Mahasiswa, Kuliah Bisa Gratis

Melalui akun Instagram pribadinya, @sonysonjayabd, Sony mengunggah foto tulisan tangan yang ditujukan kepada Nanik.

"Kepada Yth: Ibu Nanik S. Deyang. Selamat atas jabatan baru sebagai Kepala BGN. Terima kasih hadiah indah yang telah diberikan kepada saya," tulis Sony, dikutip Kamis (4/6/2026).

Namun, Sony tidak menjelaskan lebih lanjut apa yang dimaksud dengan frasa "hadiah indah" dalam surat tersebut. Kalimat itu justru memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.

Selain mengunggah surat singkat itu, Sony juga menyertakan pesan berisi doa dan dukungan kepada Nanik yang baru ditunjuk memimpin Badan Gizi Nasional.

Menurut Sony, jabatan yang kini diemban Nanik merupakan amanah besar yang harus dijalankan demi kepentingan masyarakat.

“Sebuah kebahagiaan melihat sahabat dan rekan yang baik mendapatkan amanah yang lebih besar untuk mengabdi kepada bangsa,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapan agar Nanik diberi kemudahan dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional.

“Selamat atas jabatan baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas,” lanjutnya.

Di akhir pesannya, Sony berharap Nanik dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pengabdian di BGN.

“Teruslah menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi banyak orang. Doa terbaik selalu menyertai setiap langkah pengabdian untuk Indonesia,” tutup Sony

Unggahan tersebut menjadi sorotan karena muncul di tengah proses hukum yang sedang menjerat Sony.

Untuk diketahui, Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga mantan petinggi BGN sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. Mereka adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan wakil kepala, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Ketiganya bahkan telah dijemput penyidik dan menjalani pemeriksaan intensif sejak Rabu dini hari (3/6/2026).

Berdasarkan informasi dari pihak Kejagung, penjemputan dilakukan dari kediaman masing-masing sekitar pukul 02.00 hingga 04.00 WIB. Setelah itu, mereka dibawa ke Gedung Kejaksaan Agung untuk diperiksa terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan program MBG.

Pada hari yang sama, tim penyidik juga melakukan penggeledahan di kantor pusat BGN di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Penggeledahan berlangsung hingga pagi hari untuk mencari dokumen serta perangkat elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Artinya, saat pesan kepada Nanik diunggah ke media sosial, Sony diketahui sudah berada dalam proses hukum dan telah diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Agung.

Baca Juga : Program RICH Gratis Bahasa Inggris Bikin Anak Lebih Percaya Diri

Kalimat "terima kasih hadiah indah" yang ditulis Sony langsung menjadi bahan perbincangan di media sosial. Banyak pengguna internet mencoba menafsirkan maksud pesan tersebut.

Salah satu komentar datang dari akun @zulfiazi**** yang mengaitkannya dengan persoalan tata kelola Program MBG.

"Kesalahan paling menonjol penjualan titik, dan bilang ke mitra2 boleh cari untung dr pengadaan barang, dan sisanya pengadaan barang yg tidak di setujui mentri kKeuangan tpi tetep ngeyel. Ya sudah semua ada konsekuensinya, dan sudah di ingatkan banyak pihat selalu buat kontorversi, habis ini semua program cobak di evaluasi semua di gledah klo namnya korupsi pasti akan tetep ada gak mungkin bersih tanpa korupsi," tulis akun tersebut.

Komentar lain datang dari akun @emhahabi**** yang mengaku penasaran dengan makna pesan Sony.

"Ngeriii, pesan apa ini? Hadiah apa pak," tulisnya.

Sementara akun @cateringjabarm**** mengaku pernah menjadi mitra dapur MBG di Jawa Barat dan menuliskan pengalamannya.

"Gatau ya yg comment disini para buzzer kah atau para sppi? Tp fyi saya punya dapur di jawa barat, sudah keluar modal 800 jt lebih terpaksa harus berhenti. Karna saya tidak mau bayar ke yayasan uang yg mereka minta ke saya, titik saya dimatikan BGN. Saya mencoba cara sudah setahun lebih, alasan gak bisa naik jd biru karna ternyata backingnya adalah bapak sony yg terhormat. Semoga setelah ini ada titik terang," tulis akun tersebut.

Hingga kini belum ada penjelasan dari Sony mengenai maksud "hadiah indah" yang ditulisnya dalam surat kepada Nanik. Namun tulisan Sony kepada Nanik ini menuai tanda tanya. 

Sebelum kasus ini mencuat, Presiden Prabowo Subianto lebih dahulu melakukan perombakan jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional pada Selasa malam (2/6/2026).

Dalam pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Presiden memberhentikan Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN serta mencopot dua wakil kepala, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.
Nanik akan didampingi Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Dengan demikian, susunan pimpinan terbaru Badan Gizi Nasional terdiri atas:
• Kepala BGN: Nanik S. Deyang
• Wakil Kepala BGN: Agustina Arum Sari
• Wakil Kepala BGN: Mayjen TNI Trenggono

Pergantian pimpinan tersebut diumumkan hanya beberapa jam sebelum Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan dan menetapkan tiga mantan petinggi BGN sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.


Topik

Peristiwa badan gizi nasional sony sanjaya nanik s deyang kejagung tersangka mbg makan bergizi gratis



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lumajang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa