Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Doa Korban Tragedi Kanjuruhan Menggema di Stadion Gajayana, Gus Iqdam Apresiasi Dedikasi Kombes Putu Kholis

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

03 - Jun - 2026, 16:37

Placeholder
Gus Iqdam bersama Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana saat pengajian umum dan doa bersama di Stadion Gajayana Kota Malang pada Selasa (2/6/2026) malam. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Lautan manusia memenuhi Stadion Gajayana Kota Malang pada Selasa (2/6/2026) malam. Sekitar 10 ribu jamaah hadir mengikuti pengajian umum dan doa bersama untuk korban Tragedi Kanjuruhan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Sejak usai salat Isya, masyarakat dari berbagai daerah di Malang Raya mulai berdatangan menuju stadion. Mereka terdiri dari ulama, tokoh masyarakat, Forkopimda, akademisi, Aremania, keluarga korban Kanjuruhan hingga warga umum yang ingin memanjatkan doa bersama.

Baca Juga : Bocah 5 Tahun Jadi Korban Jambret Saat Renang di Wisata Turen, Kalung Emas Senilai Puluhan Juta Raib

Suasana khidmat begitu terasa saat lantunan salawat dan doa menggema di dalam stadion. Ribuan jamaah tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara yang berlangsung hingga lewat tengah malam itu.

y

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian kepada seluruh korban Tragedi Kanjuruhan. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang memperkuat semangat persatuan dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Alasan utama doa bersama ini untuk para korban Tragedi Kanjuruhan dan seluruh warga Malang Raya yang sudah memupuk semangat kemanusiaan, kebersamaan, serta persatuan dalam menjaga kondusivitas di tengah masyarakat,” kata Putu Kholis.

Kegiatan itu juga dipersembahkan untuk seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para pemimpin daerah di Malang Raya. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin selama ini menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Putu Kholis juga memohon doa dan masukan dari masyarakat. Ia berharap dapat terus memperbaiki diri dan meningkatkan pelayanan sesuai harapan warga.

Saat menyampaikan tausiyahnya, Gus Iqdam mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan para korban Tragedi Kanjuruhan. Pengasuh Majelis Ta’lim Sabilu Taubah itu berharap Kota Malang senantiasa mendapatkan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.

“Kita berkumpul untuk mendoakan saudara-saudara kita korban Tragedi Kanjuruhan. Semoga Kota Malang dilimpahi rahmat dan keberkahan oleh Allah SWT,” ungkap Gus Iqdam.

Di tengah tausiyahnya, Gus Iqdam secara khusus menyinggung sosok Kombes Pol Putu Kholis Aryana. Ia mengaku memiliki kesan mendalam terhadap dedikasi yang ditunjukkan Putu Kholis sejak menjabat Kapolres Malang pasca Tragedi Kanjuruhan.

Menurut Gus Iqdam, saat kepercayaan masyarakat kepada kepolisian sedang mengalami ujian, Putu Kholis memilih turun langsung menemui keluarga korban. Langkah tersebut dinilai menjadi upaya membangun kembali kedekatan dan komunikasi dengan para korban maupun keluarganya.

“Saat banyak orang mungkin masih kecewa dan tidak percaya, beliau memilih hadir langsung, mendengarkan keluhan dan membantu apa yang dibutuhkan keluarga korban. Itu bukan pekerjaan yang mudah, tetapi beliau menjalankannya dengan penuh pengabdian,” imbuh Gus Iqdam.

Ia berharap semangat pengabdian tersebut terus dijaga di mana pun Putu Kholis bertugas. Menurutnya, pemimpin yang dekat dengan masyarakat akan selalu membawa manfaat yang besar.

Baca Juga : Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Prabowo Rombak Pimpinan, Pegawai Tertahan di Luar Gedung

Gus Iqdam juga menilai kekompakan yang terbangun antara pemerintah daerah, aparat keamanan, ulama, akademisi, suporter dan masyarakat merupakan kekuatan besar bagi Malang Raya. Sinergi tersebut menjadi modal sosial yang harus terus dirawat bersama.

Di hadapan para jamaah, Gus Iqdam juga menyampaikan tiga pesan sederhana dalam kehidupan. Ia mengingatkan agar setiap orang berusaha menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi sesama.

“Kalau belum bisa memberi manfaat kepada orang lain, jangan sampai membahayakan orang lain. Kalau belum bisa menenangkan orang lain, jangan membuat orang lain susah, dan kalau tidak bisa memuji, jangan mencaci serta menyakiti orang lain melalui ucapan,” pesan Gus Iqdam.

Ia menegaskan bahwa manusia terbaik adalah mereka yang paling banyak memberikan manfaat bagi orang lain. Pesan tersebut disambut anggukan dan lantunan takbir dari ribuan jamaah yang memadati Stadion Gajayana.

Kehadiran Gus Iqdam di Kota Malang juga mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Salah satunya Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang mengapresiasi pelaksanaan pengajian umum dan doa bersama korban Tragedi Kanjuruhan.

Wahyu mengaku senang dan berterima terima kasih katena kehadiran Gus Iqdam yang kembali menyapa masyarakat Malang. Menurutnya, ribuan jamaah yang memadati Stadion Gajayana menjadi bukti bahwa doa untuk para korban Tragedi Kanjuruhan tidak pernah terputus.

“Matur suwun Gus Iqdam, sudah kembali mampir ke Bhumi Arema dan apresiasi setinggi-tingginya untuk Polresta Malang Kota yang menggelar acara Pengajian Umum dan Doa Bersama semalam ini,” ucap Wahyu.

“Ribuan massa di Stadion Gajayana kembali menjadi saksi bahwa doa bagi saudara-saudara almarhum dan almarhumah korban Kanjuruhan tak pernah berhenti dipanjatkan,” tambah Wahyu.

Ungkapan tersebut mencerminkan besarnya perhatian masyarakat terhadap para korban Tragedi Kanjuruhan. Selain menjadi ruang spiritual, doa bersama tersebut juga memperlihatkan kuatnya ikatan solidaritas dan kepedulian yang masih terjaga di tengah masyarakat Malang Raya.


Topik

Peristiwa Doa Korban Tragedi Kanjuruhan Tragedi Kanjuruhan Stadion Gajayana Gus Iqdam Kombes Putu Kholis



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lumajang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa