Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Diduga Karena Cemburu, Oknum TNI AL Hajar Pemuda 19 Tahun di Situbondo Hingga Babak Belur

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Nurlayla Ratri

01 - Jun - 2026, 17:08

Placeholder
Tangkapan layar rekaman kejadian saat oknum TNI AL melakukan kekerasan kepada pemuda 19 Tahun di Situbondo. (Foto: kiriman korban untuk JATIMTIMES)

JATIMTIMES – Seorang pemuda berusia 19 tahun di Kabupaten Situbondo diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL). 

Korban bernama Dinar (19), warga Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh usai diduga dianiaya menggunakan pukulan, tendangan hingga benda paralon.

Baca Juga : Membanggakan! Mahasiswa Unisma, Shalwaa Kia Lolos Konferensi Internasional di Tiga Negara

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di rumah korban. Kasus ini pun telah dilaporkan oleh keluarga ke aparat penegak hukum dan selanjutnya diteruskan ke institusi Polisi Militer Angkatan Laut.

Menurut pengakuan korban, saat kejadian dirinya tengah berada di rumah bersama dua orang temannya. Secara tiba-tiba, seorang pria yang belakangan diketahui bernama Prada Royhan datang seorang diri ke rumah dan langsung masuk.

"Begitu masuk rumah, pintu langsung dikunci. Saya langsung ditendang dan dipukul berkali-kali. Saya tidak bisa ke mana-mana. Mau melawan juga takut karena dia mengaku anggota TNI," ujar Dinar saat ditemui, Minggu (31/5/2026).

Dinar mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab dirinya menjadi sasaran penganiayaan. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, pelaku diduga emosi karena mengira pacarnya disapa oleh korban.

Padahal, kata Dinar, dirinya sama sekali tidak mengenal perempuan yang dimaksud dan tidak pernah menyapanya. Ia menegaskan bahwa orang yang menyapa perempuan tersebut adalah salah satu temannya yang memang mengenalnya.

"Yang menyapa pacarnya itu teman saya karena memang kenal. Saya tidak kenal sama sekali dan tidak menyapa. Tapi saat saya mencoba menjelaskan, dia tidak mau dengar dan tetap memukuli saya," ungkapnya.

Saat kejadian berlangsung, dua teman korban disebut tidak berani memberikan pertolongan lantaran takut. Meski demikian, salah seorang di antaranya sempat merekam dugaan aksi penganiayaan oleh oknum TNI AL tersebut secara diam-diam dari lantai dua rumah sebagai bukti.

"Untung ada teman saya yang merekam sambil sembunyi di lantai dua. Jadi saya punya bukti rekaman kejadian itu," tambah Dinar.

Baca Juga : Persikoba Kota Batu Awali Liga 4 Piala Presiden dengan Kemenangan, TS Saiburai Lampung Tumbang 2-0

Ayah korban, Hafid Junaidi, menegaskan bahwa pihak keluarga tidak tinggal diam atas kejadian yang menimpa anaknya. Setelah membawa Dinar menjalani perawatan medis dan visum di rumah sakit, keluarga langsung melaporkan kasus tersebut ke kepolisian.

"Sabtu malam kami langsung melapor ke Polres Situbondo. Namun karena terlapor diduga anggota TNI, kami diarahkan untuk membuat laporan ke Denpom Lanal Banyuwangi. Hari ini kami langsung berangkat ke sana," kata Hafid.

Hafid memastikan pihak keluarga akan mengawal proses hukum hingga tuntas. Ia menolak apabila nantinya ada upaya penyelesaian secara kekeluargaan karena menilai tindakan yang dilakukan pelaku sudah membahayakan keselamatan putranya.

"Saya sebagai orang tua tidak terima. Kasus ini akan kami kawal sampai selesai. Prosedur apa pun akan kami ikuti agar ada keadilan untuk anak saya," tegasnya, Senin (01/06/2026).

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Prada Royhan yang disebut-sebut sebagai terlapor belum memberikan keterangan resmi. Saat ditemui sejumlah jurnalis sebagai upaya konfirmasi di kawasan Denpom V/3-5 Situbondo, yang bersangkutan memilih menghindar dan enggan memberikan komentar.

Upaya konfirmasi lain terhadap Denpom Lanal Banyuwangi masih dilakukan saat berita ini diturunkan.  


Topik

Hukum dan Kriminalitas situbondo penganiayaan oleh oknum tni al



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lumajang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Nurlayla Ratri