free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hiburan, Seni dan Budaya

Seni Sanduk Sah Jadi Warisan Budaya Nasional, Wali Kota Batu Terima Sertifikat WBTb dari Menteri Kebudayaan

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Nurlayla Ratri

23 - Feb - 2026, 09:15

Placeholder
Wali Kota Batu Nurochman menerima Sertifikat WBTb dari Menteri Kebudayaan yang diserahkan oleh Gubernur Jatim untuk status Seni Sanduk sebagai warisan budaya takbenda.(Foto: Dokumen Prokopim Setda Kota Batu)

JATIMTIMES – Kabar membanggakan datang dari dunia seni dan budaya Kota Batu. Kesenian Sanduk yang menjadi identitas kultural masyarakat Kota Batu ini secara resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan RI.

Sertifikat penetapan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam sebuah seremoni khidmat di Taman Krida Budaya, Kota Malang, Minggu (22/2/2026) sore. Pengakuan resmi negara ini menandai babak baru bagi eksistensi Seni Sanduk di kancah nasional.

Baca Juga : Jonathan, Remaja Tuna Rungu Asal Malang yang Ciptakan Lukisan hingga Fashion Berbahan Ulos

Wali Kota Batu, Nurochman, mengungkapkan bahwa raihan ini bukanlah proses instan. Penetapan ini merupakan buah dari perjuangan panjang dan konsistensi para pegiat seni di Kota Batu selama hampir tujuh tahun dalam mengawal proses pengusulan ke tingkat kementerian.

"Alhamdulillah, penetapan ini menjadi kado bagi seluruh pegiat seni di Kota Batu. Seni Sanduk merupakan tarian tradisional yang telah lama dilestarikan secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dalam ekspresi budaya masyarakat kita," ujar Nurochman.

Status WBTb ini membuat Seni Sanduk kini bersanding dengan kesenian khas Batu lainnya yang sudah lebih dulu meraih predikat serupa, yakni Bantengan dan Jaran Kepang. Nurochman menegaskan bahwa Pemkot Batu tidak akan berhenti pada seremonial belaka, melainkan akan memperkuat pembinaan dan regenerasi pelaku seni.

Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah mengintegrasikan promosi kesenian ini ke dalam berbagai agenda pariwisata dan kebudayaan resmi Kota Batu. "Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk memperluas ruang ekspresi bagi para seniman Sanduk," tambah pria yang akrab desngan sapaan Cak Nur itu.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya menekankan bahwa penetapan WBTb tahun 2026—yang mencakup 46 warisan budaya dari Jawa Timur—merupakan tanggung jawab kolektif. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan praktik budaya agar tidak tergerus arus modernisasi.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Pastikan Penyelenggaraan Reklame di Ruang Publik Sesuai Aturan Permen ATR/BPN dan RDTR

Khofifah juga memastikan Pemerintah Provinsi akan terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota. Tujuannya agar warisan budaya yang telah diakui negara tetap hidup, diwariskan lintas generasi, serta mampu memberikan manfaat sosial maupun ekonomi bagi masyarakat setempat.

"Penetapan Seni Sanduk sebagai WBTb Indonesia diharapkan menjadi pelecut semangat bagi para seniman di 24 desa/kelurahan di Kota Batu untuk terus berkarya dan menjaga marwah budaya lokal tetap lestari di masa depan," tutur Cak Nur.


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya kota batu nurochman seni sanduk warisan budaya takbenda



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lumajang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Nurlayla Ratri

Hiburan, Seni dan Budaya

Artikel terkait di Hiburan, Seni dan Budaya