Kondisi pelabuhan Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, nyaris ambruk. Kondisi ini tejadi karena sudah bertahun-tahun kerusakan yang ada belum pernah diperbaiki oleh pemerintah.
Pantauan SUMENEPTIMES, Senin (8/2/2016), fondasi dari pelabuhan menuju pulau Gili Iyang itu, mulai retak. Padahal, itu satu-satunya pelabuhan menuju pulau Gili Iyang, salah satu pulau yang dikenal dengan Pulau oksigen atau Pulau Kesehatan.
Selain menjadi pelabuhan warga yang akan ke Pulau Gili Iyang maupun sebaliknya, juga dijadikan pelabuhan oleh para nelayan. Karena itu, jika tak segera diperbaiki sangat membahayakan kepada warga yang menggunakannya.
"Kerusakan ini disebabkan karena tidak tahan dengan hantaman ombak setiap hari. Bayangkan, setiap hari diterjang ombak. Tapi, jika segera diperbaiki, barangkali tidak akan terlalu parah mas," ujar Asmad, salah satu nelayan asal pulau Gili Iyang.
Dikatakan, kerusakan tersebut terjadi sekitar satu tahun lalu. Sebelum-sebelumnya, belum terjadi kerusakan seperti sekarang.
"Kami berharap, pemerintah segera memperbaikinya. Perbaiki sebelum kerusakan terlalu parah atau sebelum memakan korban. Karena ini sangat berbahaya mas," terangnya.
Sekedar diketahui, hasil penelitian Pulau Gili Iyang memiliki konsentrasi oksigen sebesar 20,9 persen dengan level explosif limit (LEL) 0,5 persen. Nilai kandungan tersebut berbeda dengan wilayah lain yang mempunyai nilai konsentrasi oksigen 20,9 persen dan LEL 0,0 persen.
Ketika dikaji ulang, hasilnya pun sama yakni oksigen di pulau tersebut antara 3,3 hingga 4,8 persen atau di atas normal.
Kualitas oksigen yang terbaik itu, membuat penduduk pulau ini berumur panjang. Bahkan, rata-rata penduduk Pulau Gili Iyang berusia lebih dari 80 tahun dan tampak awet muda serta segar bugar. (*)
