free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Pemkab Malang Bantu Maksimalkan Serapan Beras SPHP di Tahun 2026

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Nurlayla Ratri

12 - Jan - 2026, 16:26

Placeholder
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi saat ditemui di sela-sela kegiatannya beberapa waktu lalu. (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang saat ini tengah fokus membantu Perum Bulog untuk memaksimalkan serapan Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas Kabupaten Malang. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi menyampaikan, di tahun 2026 ini Pemkab Malang ditarget dapat membantu memaksimalkan penyerapan Beras SPHP hingga 7.748,14 ton. 

Baca Juga : Balap Liar di Perbatasan Gondanglegi-Bululawang Dibubarkan Polisi

"Hingga akhir 2025, beras SPHP terserap 7.088,69 ton. Tahun ini, kami akan menghabiskan target dulu. Di luar target tersebut, kami masih menunggu kebijakan dari Bulog," ungkap Mahila.  

Mahila menjelaskan, dalam rangka memaksimalkan penyerapan Beras SPHP, Pemkab Malang seringkali mengandalkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Pemkab Malang maupun Polres Malang di masing-masing kecamatan di Kabupaten Malang. 

Selain melalui kegiatan GPM dari Pemkab Malang maupun Polres Malang, penyerapan Beras SPHP dilakukan melalui aktivitas penjualan yang dilakukan langsung oleh pihak Perum Bulog di gudangnya yang terletak di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. 

Menurutnya, Beras SPHP sangat diminati oleh masyarakat. Hal itu dikarenakan stok beras yang dibawa sekitar dua ton yang masing-masing kemasannya sebesar 5 kilogram dijual dengan harga Rp 57 ribu per kemasan selalu habis terjual. 

Lebih lanjut, Mahila menyebut bahwa harga dari Beras SPHP jauh lebih murah daripada harga beras pada umumnya yang berkisar di harga Rp 70 ribu sampai Rp 80 ribu untuk kemasan per lima kilogramnya. 

"Sehingga beras SPHP tersebut dianggap mampu memudahkan masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokoknya," tutur Mahila. 

Baca Juga : Apresiasi Kemenag Jatim Award 2026, MIN 1 Kota Malang Tunjukkan Mutu Akademik Berkelanjutan

Sementara itu, untuk memperluas cakupan peredaran Beras SPHP, pihaknya juga menjual Beras SPHP melalui pasar-pasar daerah. Setidaknya Beras SPHP telah beredar di 21 pasar tradisional yang ada di Kabupaten Malang. 

"Selain melalui kegiatan GPM, Beras SPHP juga kami jual di pasar daerah. Beras tersebut beredar di 21 pasar tradisional, seperti Pasar Pakisaji, Kepanjen, Singosari, Ngantang, hingga Sumbermanjing Wetan," jelas Mahila. 

Menurutnya, untuk toko tidak dapat langsung menjual Beras SPHP tersebut. Pasalnya terdapat beberapa persyaratan administrasi yang harus dipenuhi. Di mana masing-masing pemilik toko harus mengajukan ke DKP Kabupaten Malang yang selanjutnya dari pihak DKP Kabupaten Malang akan mengeluarkan surat pengantar yang ditujukan ke Perum Bulog. 

"Diharapkan dengan adanya Beras SPHP tersebut, masyarakat dapat menekan pengeluaran. Sehingga dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok lainnya," pungkas Mahila.


Topik

Pemerintahan kabupaten malang beras sphp bulog



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lumajang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Nurlayla Ratri