Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Atlet Paralayang Asal Rusia Tersangkut di Pohon Pinus Desa Gunungsari Batu, Tim Sar Butuh Dua Jam Evakuasi

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

26 - Aug - 2026, 17:42

Placeholder
Proses evakuasi atlet paralayang atau penerjun payung asal Rusia di Kota Batu usai tersangkut di pohon pinus.(Foto: Dokumen SAR Malang Raya)

JATIMTIMES – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang wisatawan sekaligus pegiat paralayang (paraglider) asal Rusia bernama Aleksandr Popov (35) yang tersangkut di atas pohon pinus kawasan Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Proses penyelamatan dramatis tersebut berlangsung hingga Selasa (25/8/2026) malam usai korban mengalami masalah teknis saat terbang.

Korban berhasil diturunkan dari ketinggian oleh tim penyelamat dalam kondisi selamat tanpa menderita luka berat maupun cedera fisik. Penanganan darurat tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pemeriksaan medis menyeluruh di lokasi kejadian oleh petugas kesehatan.

Baca Juga : Gempa NTT Terkini: 105 Orang Meninggal, 179.037 Warga Mengungsi

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. mengonfirmasi bahwa pengerahan tim dilakukan setelah pihaknya menerima pengaduan dari personel BPBD Kota Batu. Satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Malang Raya segera diterjunkan ke lokasi untuk memimpin proses penanganan bersama pengelola wisata dan warga setempat.

"Upaya evakuasi dilakukan setelah menerima laporan dari personel BPBD Kota Batu tentang seorang paraglider asal Rusia yang mengalami masalah dan tersangkut di pohon," ujar Nanang Sigit dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Guna menurunkan korban dari atas pohon pinus dengan aman, tim SAR gabungan melakukan asesmen medan dan menetapkan penggunaan teknik penanganan ketinggian (vertical rescue). Korban diturunkan secara perlahan memanfaatkan metode lowering menggunakan sistem tali-temali serta peranti keselamatan berstandar.

Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya Imam Nahrowi membeberkan bahwa proses penurunan korban membutuhkan waktu sekitar dua jam akibat medan yang terjal. Terbatasnya pencahayaan di area hutan pada malam hari menuntut ketelitian tinggi dari seluruh personel di lapangan.

Baca Juga : Ramai Kritik Cara Prabowo Ambil Keputusan soal 'Ubi Bombing'

"Minimnya penerangan di area hutan dan posisi korban yang berada di antara pepohonan membuat setiap tahapan evakuasi dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah terjadinya cedera," terang Imam Nahrowi.

Usai berhasil diturunkan sekitar pukul 22.00 WIB dan dipastikan dalam kondisi fisik yang stabil, Aleksandr langsung diserahterimakan kepada pihak pengelola wisata paralayang serta keluarga korban. Operasi SAR gabungan tersebut resmi ditutup setelah seluruh unsur penolong memastikan lokasi insiden dalam kondisi aman.


Topik

Peristiwa paralayang gunungsari sar malang raya



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lumajang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa