Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Gempa NTT Terkini: 105 Orang Meninggal, 179.037 Warga Mengungsi

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

26 - Aug - 2026, 17:23

Placeholder
Dampak gempa di NTT Sabtu (15/8/2026). (Foto X @indepenSumatera)

JATIMTIMES - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali bertambah. Hingga Rabu (26/8/2026), tercatat 105 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Data terbaru itu disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat mengikuti rapat penanganan gempa bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Posko Penanganan Gempa NTT, Kabupaten Nagekeo.

Baca Juga : Aksi Demo 27 Agustus 2026 dapat Banyak Dukungan, dari Keluarga Gus Dur hingga Aktivis Ferry Irwandi 

"Bapak Presiden, kami laporkan. Untuk yang meninggal dunia ada 105 jiwa," kata Suharyanto dalam rapat tersebut.

Selain korban meninggal, BNPB mencatat sebanyak 1.678 orang mengalami luka-luka. Sementara itu, jumlah warga yang masih berada di lokasi pengungsian mencapai 179.037 orang.

Suharyanto menjelaskan, 48 korban meninggal merupakan warga yang terdampak langsung akibat gempa. Sedangkan 57 korban lainnya ditemukan dalam proses lanjutan operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Basarnas.

Menurutnya, sebagian korban meninggal setelah sebelumnya mendapat perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan. Ada pula korban yang mengalami trauma, termasuk kelompok lansia dan anak-anak.

"Datanya lengkap memang hasil dari operasi SAR yang dilakukan oleh Basarnas, kemudian dirawat di fasilitas-fasilitas kesehatan yang tidak selamat, kemudian juga ada yang trauma, ada yang lansia, ada anak-anak, sehingga menambah 57 sehingga meninggal dunia sekarang 105 orang," ujarnya.

Dampak gempa NTT juga terlihat dari kerusakan bangunan. BNPB untuk sementara mencatat 81.436 unit rumah mengalami kerusakan.

Tiga wilayah yang disebut mengalami dampak paling parah yakni Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo.

Jumlah korban meninggal tersebut meningkat lima orang dibandingkan data yang disampaikan pada Senin (24/8/2026). Saat itu, korban meninggal dunia akibat gempa NTT tercatat sebanyak 100 orang.

Baca Juga : Rombak Birokrasi, Bupati Subandi Mutasi 10 Pejabat Pemkab Sidoarjo

Pada Rabu (26/8/2026), Presiden Prabowo Subianto juga datang langsung ke wilayah terdampak gempa NTT.

Berdasarkan siaran langsung Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di wilayah Nagekeo menjelang pukul 12.00 waktu setempat dengan menggunakan helikopter kepresidenan.

Setibanya di lokasi, Prabowo langsung mengikuti rapat penanganan bencana di Posko Penanganan Bencana yang berada di Batalyon Teritorial Pembangunan Kabupaten Nagekeo.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam rapat tersebut. Di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.

Pemerintah bersama tim gabungan masih melakukan penanganan terhadap warga terdampak, termasuk proses pencarian dan pertolongan, pelayanan kesehatan, serta penanganan para pengungsi.


Topik

Peristiwa gempa gempa bumi gempa ntt ntt



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lumajang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana