Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Konstruksi Lapuk, Atap Masjid Al Islah di Kedungkandang Malang Ambruk

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

18 - Aug - 2026, 18:35

Placeholder
Bhabinkamtibmas Polsek Kedungkandang bersama Babinsa dan warga melakukan pembersihan material bangunan di Masjid Al Islah di Jalan Kyai Parseh Jaya, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Atap Masjid Al Islah di Jalan Kyai Parseh Jaya, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ambruk setelah sebelumnya menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut karena bangunan telah dikosongkan dan ditutup sehari sebelum bagian atap runtuh.

Peristiwa itu bermula pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 15.50 WIB, sesaat setelah salat Ashar berjamaah. Salah seorang warga, Firman (65), mendengar suara seperti kayu patah dari arah bagian kubah atau atap masjid.

Baca Juga : Belajar dari Kasus Keracunan MBG di Karo, Dokter Ingatkan SPPG Soal Hal Ini

Khawatir terjadi kerusakan konstruksi, Firman kemudian meminta bantuan Edi (38), warga sekitar yang bekerja sebagai tukang bangunan, untuk memeriksa kondisi bangunan. Sekitar pukul 17.00 WIB, Edi tiba di lokasi dan mendapati konstruksi bagian atap telah mengalami pelapukan. Kondisi tersebut kemudian dilaporkan kepada pengurus masjid.

Pengurus yang datang sekitar pukul 17.05 WIB langsung mengambil langkah pencegahan. Masjid dikosongkan, pintu dikunci, dan dipasang pemberitahuan bahwa tempat ibadah tersebut sementara tidak dapat digunakan.

Bhabinkamtibmas Polsek Kedungkandang, Aiptu Awang, mengatakan keputusan untuk mengosongkan bangunan menjadi langkah penting karena kondisi konstruksi dinilai sudah tidak aman.

“Begitu diketahui ada bagian bangunan yang mengalami kerusakan, pengurus langsung mengambil langkah untuk mengosongkan masjid. Akses juga ditutup supaya tidak ada warga yang masuk sebelum kondisi bangunan dinyatakan aman,” kata Awang, Selasa (18/8/2026).

Sehari kemudian, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, bagian atap Masjid Al Islah akhirnya ambruk. Material bangunan jatuh dan berserakan di area masjid. Namun, karena bangunan sebelumnya telah dikosongkan, peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka.

“Yang paling utama tidak ada korban. Sebelum ambruk, sudah ada langkah pengamanan sehingga warga tidak berada di dalam bangunan ketika atap runtuh,” imbuhnya.

Pascaambruknya bangunan, perhatian kemudian diarahkan pada pengamanan lokasi dan penyelamatan barang-barang yang masih dapat digunakan.

Pada Selasa (18/8/2026), Aiptu Awang bersama Babinsa dan warga melakukan pembersihan material bangunan. Perabotan dan sejumlah inventaris masjid yang masih dalam kondisi baik turut dipindahkan dari area yang terdampak.

Baca Juga : Gempa Susulan di NTT Tembus 2.119 Kali, BMKG Ungkap Kekuatan Terbesarnya

Pembersihan dilakukan secara bertahap untuk mengurangi risiko warga terkena material bangunan yang masih berserakan.

“Kami fokus dulu mengamankan area dan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Material yang membahayakan juga dibersihkan secara bertahap agar warga tidak mendekat ke bagian bangunan yang masih berisiko,” jelasnya.

Menurut Awang, kondisi bangunan yang telah berusia cukup tua dan mengalami pelapukan diduga menjadi salah satu faktor kerusakan konstruksi. Pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut terhadap bangunan akan dikoordinasikan dengan pihak terkait.

“Bangunan yang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan sebaiknya tidak dipaksakan untuk digunakan. Lebih baik dikosongkan terlebih dahulu sampai ada pemeriksaan dan penanganan,” tambahnya.

Kerugian akibat kejadian tersebut sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp 400 juta. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ambruknya atap Masjid Al Islah.


Topik

Peristiwa Masjid Al Islah masjid ambruk Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lumajang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni