Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Pakar Kesehatan Lingkungan Unair Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir Berlebih Pakai Galon Ulang

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : Dede Nana

14 - Aug - 2026, 12:13

Placeholder
Ilustrasi penggunaan galon ulang

JATIMTIMES - Masyarakat diminta tak perlu khawatir mengonsumsi air minum dari galon guna ulang polikarbonat (PC). Hasil penelitian menunjukkan kadar Bisphenol A (BPA) yang terdeteksi pada air minum masih jauh di bawah ambang batas, sehingga risiko kesehatannya tetap berada dalam kategori aman. 

"Berdasarkan hasil penelitian kami, masyarakat tidak perlu merasa panik. Seluruh sampel air minum yang kami analisis memiliki kadar BPA yang masih berada di bawah batas aman," kata Ketua Peneliti dari Universitas Airlangga (Unair), Dr. Sudarmaji. 

Dia menjelaskan, hasil Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) juga menunjukkan bahwa risiko non-karsinogenik maupun karsinogenik masih berada dalam kategori normal. Dia mengatakan, penelitian dilakukan terhadap seluruh sampel air minum yang memakai galon guna ulang polikarbonat. 

Sudarmaji melanjutkan bahwa kalaupun ada BPA yang masuk ke dalam tubuh maka tidak bakal menetap. Pakar Kesehatan Lingkungan Unair ini mengatakan, zat tersebut akan diproses oleh hati menjadi bentuk yang lebih mudah larut dalam air dalam waktu relatif singkat dan dikeluarkan melalui urin, feses, dan keringat. 

Meski demikian, Sudarmaji mengingatkan bahwa penyimpanan dan distribusi galon tetap harus dilakukan sesuai standar keamanan pangan. Menurutnya, paparan sinar matahari langsung maupun suhu tinggi memang dapat meningkatkan peluang migrasi BPA dari kemasan polikarbonat ke dalam air. 

"Secara ilmiah, pajanan sinar matahari langsung maupun suhu tinggi dapat mempercepat degradasi polikarbonat sehingga migrasi BPA ke dalam air menjadi lebih besar," katanya. 

Dia menjelaskan, galon yang disimpan terlalu lama di gudang bersuhu tinggi atau di dalam kendaraan pengangkut tanpa perlindungan dari panas matahari secara teoritis berpotensi mengalami peningkatan migrasi BPA dibandingkan penyimpanan pada suhu ruang. Sebabnya, pengendalian suhu selama proses penyimpanan dan distribusi menjadi bagian penting dalam menjaga mutu air minum. 

Sebabnya, dia mengingatkan bahwa penyimpanan, distribusi, dan penggunaan galon harus dilakukan sesuai standar keamanan pangan. Meski demikian, Sudarmaji menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak mengubah kesimpulan utama penelitian yang menunjukkan penggunaan galon polikarbonat tetap aman. 

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar BPA masih berada di bawah batas aman dan analisis risiko kesehatan juga masih dalam kategori aman. Karena itu masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap perlu menerapkan prinsip kehati-hatian," imbuhnya.


Topik

Peristiwa galon unair galon guna ulang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lumajang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa