free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Diduga Mahasiswa PTN, Identitas Korban Bundir Apartemen Soehat Mengarah ke FMIPA UB ?

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

25 - Mar - 2026, 15:19

Placeholder
Korban yang ditemukan usai terjatuh dari lantai 11 apartemen (istimewa)

JATIMTIMES – Korban dalam peristiwa jatuh dari lantai 11 apartemen di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Soehat), Kota Malang, diduga merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri (PTN). Dugaan ini menguat seiring munculnya kecocokan data identitas dengan basis data pendidikan tinggi.

Penelusuran pada data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), terdapat nama yang selaras dengan identitas korban yang sebelumnya disampaikan pihak kepolisian. Nama tersebut tercatat sebagai mahasiswa program sarjana Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya, tepatnya pada Program Studi Matematika.

Baca Juga : Digerus Toko Online, Pasar Buku Velodrome Kota Malang Kian Mati Suri

Dalam data akademik, mahasiswa itu diketahui mulai terdaftar pada 18 Agustus 2025 dan masih berstatus aktif pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026. Meski belum ada konfirmasi resmi, informasi ini memperkuat dugaan bahwa korban merupakan bagian dari civitas akademika PTN di Kota Malang.

Indikasi lain juga muncul dari media sosial. Akun Instagram Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA UB mengunggah ucapan duka cita dengan mencantumkan nama yang sama beserta asal program studi. Unggahan tersebut menjadi salah satu petunjuk yang mengarah pada identitas korban.

Dekan FMIPA UB, Prof. Sukir Maryanto, saat dikonfirmasi belum memberikan penjelasan rinci. Ia menyebut masih menunggu koordinasi internal sebelum menyampaikan keterangan resmi. “Menunggu update dari Humas, WD2 dan WD3 nggeh, matur nuwun,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami peristiwa yang terjadi pada Rabu dini hari (25/3/2026) sekitar pukul 00.15 WIB tersebut. Kapolsek Lowokwaru, Anang Tri Hananta, menyampaikan bahwa kejadian pertama kali diketahui oleh saksi di area lobi apartemen.

“Saksi mendengar suara benda jatuh dari atas, kemudian dicek dan diketahui seorang laki-laki,” jelasnya.

Korban sebelumnya diketahui melakukan check-in pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB dan menempati kamar di lantai 11. Beberapa jam kemudian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah diduga terjatuh.

Baca Juga : Khusnul Arif DPRD Jatim Apresiasi Kelancaran Mudik, Minta Pemprov Tetap Siaga Jelang Puncak Arus Balik

Dari keterangan saksi, sekitar dua jam sebelum kejadian korban sempat mengunggah pesan di media sosial yang berisi ungkapan terima kasih dan permintaan maaf kepada orang-orang terdekatnya. Informasi tersebut kemudian diketahui oleh rekan korban yang berupaya mencari keberadaannya.

Saksi juga menyebut bahwa korban pernah mengungkapkan keinginan untuk mengakhiri hidup sejak sekitar satu tahun lalu. Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan kronologi serta latar belakang kejadian secara menyeluruh.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, sementara dugaan keterkaitan korban dengan salah satu PTN di Malang belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak kampus.


Topik

Peristiwa mahasiswa bundir fmipa ub mahasiswa ub kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Lumajang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana