Jatim Times Network Logo
31/01/2023
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Polres Blitar Tangkap Penganiaya Balita, Korban Disiksa dengan Gagang Sapu hingga Disulut Rokok

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Yunan Helmy

06 - Sep - 2022, 06:13

Polisi memperlihatkan baang bukti kejahatan penganiayaan dengan korban balita usia 3 tahun.(Foto : Team JATIMTIMES)
Polisi memperlihatkan baang bukti kejahatan penganiayaan dengan korban balita usia 3 tahun.(Foto : Team JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Kepolisian Resort (Polres)  Blitar mengamankan dua pelaku penganiayaan balita perempuan berusia 3 tahun asal Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Keduanya telah diperiksa dan ditahan di Mapolres Blitar. 

Kedua pelaku masing-masing berinisial T (48) dan N (40). Mereka telah ditahan sejak Jumat 2 September 2022. Kedua pelaku adalah pasangan suami istri.

Baca Juga : Data Penerima BLT BBM di Kabupaten Malang Masih Tunggu Hasil Rapat

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, berdasarkan hasil penyelidikan, didapat bukti kuat kedua pelaku melakukan penganiayaan. Hasil visum memastikan di tubuh korban balita terdapat luka-luka akibat dianiaya oleh kedua pelaku yang merupakan orang tua angkatnya.

Korban mengalami luka memar di tubuh bagian kepala. Di antaranya di bagian hidung, mulut, dada kedua tangan dan kaki serta di bagian pantat.

"Luka memar di kepala mata hidung, mulut dada, kedua tangan dan kaki. Kemudian ada memar di pantat yang disebabkan oleh kekerasan benda tumpul," kata Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom, Selasa (6/9/2022).

Kapolres menambahkan, selain luka luar, hasil pemeriksaan laboratorium juga menunjukkan adanya infeksi  dan anemia. "Untuk hasil lab memastikan korban juga mengalami  infeksi dan anemia," terangnya.

Saat diperiksa oleh penyidik, pelaku juga mengakui melakukan penganiayaan dengan beragam cara. Misalnya melakukan kekerasan dengan tangan kosong hingga menggunakan gagang sapu, gayung hingga sundutan rokok.

Baca Juga : Kapolres Bangkalan Tegaskan Tidak Boleh Ada Main BBM Subsidi: Akan Saya Tangkap 

"Modusnya pelaku sering merasa jengkel karena korban bangun siang. Kemudian saat diajari menulis dan membaca, korban tak bisa mengikuti. Korban menurut pelaku juga sering buang air di celana. Ini membuat mereka jengkel dan emosi kemudian melakukan pemukulan dengan tangan kosong dan gagang sapu. Bahkan  sempat disulut batang rokok," imbuh orang nomor satu d Polres Blitar itu.

Lebih dalam Adhitya menyampaikan, akibat perbuatanya, pelaku dijerat dengan  Pasal 76 C Jo 80 ayat 2 UU RI Nomor  35 tahun 2014 tentang  Perubahan UU RI  Nomor  23 Tahun 2022 tentang perlindungan anak. Keduanya  diancam dengan hukuman lima tahun penjara.


JOIN JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel anda.

Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy