Tanam Ganja di Rumah, Pria Asal Lumajang Diciduk Polisi | Lumajang TIMES

Tanam Ganja di Rumah, Pria Asal Lumajang Diciduk Polisi

Sep 03, 2021 16:34
Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono (tengah) saat merilis tersangka pengedar narkoba jenis ganja (foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono (tengah) saat merilis tersangka pengedar narkoba jenis ganja (foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)

JATIMTIMES - Sat Resnarkoba Polres Malang berhasil mengungkap kasus pengedaran dan kepemilikan narkotika jenis ganja di wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Seorang pelaku berinisial TB (30) yang ditangkap sebagai pengedar, mulanya adalah pemilik ladang ganja. Ketika ditangkap, polisi menemukan barang bukti 56 batang tanaman ganja dalam keadaan hidup beserta 2 poket ranting, daun dan biji ganja dalam keadaan kering di sebuah rumah indekos Desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Baca Juga : Lelang Rumah bukan Agunan Kredit, BRI Jember Diadukan ke Mapolres

Kepada polisi, pelaku mengaku bahwa barang haram itu didapat dari hasil menanam sendiri di ladang miliknya yang berlokasi di Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.

“Awal mulai ia mendapatkan benih ganja tersebut ketika ia bekerja di Bali dengan cara membeli daun, ranting dan biji ganja kepada seorang yang tak ia kenal berinisial JW,” ungkap Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono, Jum'at (3/9/2021) di halaman Mapolres Malang.

Mantan Kapolres Madiun itu menambahkan bahwa pengungkapan peredaran gelap narkoba ini berkat adanya informasi dari masyarakat. Di mana, rumah kos pelaku yang dimaksud sering digunakan sebagai tranksaksi narkoba.

“Keseluruhan barang bukti tersebut diakui milik pelaku sendiri. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan ke Sat Resnarkoba Polres Malang untuk diproses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” jelas Bagoes.

Baca Juga : Terekam CCTV, Truk Tabrak Motor Hingga Korban Meninggal Dunia

Akibat perbuatannya, pelaku terjerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Sub Pasal 111 ayat (2 dan 1) Undang-Undang Republik Indonesia No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Topik
Ganja tanam ganja di rumah Polres Malang

Berita Lainnya