Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Ketika hadir di Wisata Siti Sundari pada, Minggu (25/10) Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq menjelaskan, dibukanya wisata di Lumajang dilakukan karena alasan ekonomi, agar masyarakat di sekitar obyek wisata bisa berkegiatan secara ekonomi.

Walau demikian Bupati Lumajang tetap berharap agar masyarakat yang datang berwisata tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Baca Juga : Ini Hal Baru yang Akan Anda Temui di Goa Tetes Lumajang

"Di tempat ini misalnya banyak melibatkan masyarakat dibawah binaan Perhutani. Jadi ini dari masyarakat untuk masyarakat. Jadi wisata dibuka ya, tapi protokol kesehatan tetap harus diperhatikan," kata Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, Minggu sore.

Ketika berada di kawasan Wisata Siti Sundari Bupati Lumajang beberapa kali mendatangi dan mengingatkan warga yang tidak menggunakan masker dengan benar.

Termasuk ketika hendak meninggalkan wisata tersebut, Cak Thoriq sempat menghentikan motornya dan meminta warga untuk menggunakan masker dengan benar.

"Saya tadi keliling masih ada yang tidak pakai masker dan saya ingatkan. Wisata ini dibuka agar ekonomi terus tumbuh, tapi soal protokol kesehatan tetap harus dipatuhi", ujarnya kemudian.

Untuk hari libur, Wisata Siti Sundari memang cukup ramai, bahkan sampai malam haripun masih ramai.

Baca Juga : Genjot Perekonomian, Kampung Topeng Jadi Alternatif Wisata Kota Malang di Tengah Pandemi

Menurut Edi Santoso, salah seorang pengelola, pada hari minggu bisa masuk sampai 2.500 kendaraan. Sebagian besar sepeda motor.

"Dari situ bisa kita hitung jumlah orang yang masuk. Kalau motor, biasanya boncengan. Kalau mobil bisa empat orang. Karena sampai sekarang masuknya hanya kita kenakan parkir saja," kata Edi Santoso.