Penyerahan sepeda tua oleh KOSTI Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Penyerahan sepeda tua oleh KOSTI Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Sebanyak 12 tenaga kesehatan dari Rumah Sakit (RS) dr. Haryoto Lumajang, Jumat (16/10) pagi mendapatkan hadiah 12 sepeda tua dari Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Lumajang.

12 tenaga kesehatan ini terdiri dari dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya, yang selama ini dinilai berjasa dalam menjalankan tugas melayani pasien Covid-19 di RS dr. Haryoto Lumajang.

Baca Juga : Agar Merasa Memiliki, Pramuka Lumajang Akan Dilibatkan Hijaukan Glagah Arum

Penyerahan sepeda tua dari Kosti ini disaksikan oleh Wakil Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati dan Direktur RS dr. Haryoto Lumajang dr. Halimi Maksum di halaman parkir sisi selatan. Sebelum dilaksanakan penyerahan sepeda tua tersebut, juga digelar senam pagi bersama.

Wakil Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati menyebut penyerahan sepeda tua oleh Kosti ini sebagai satu hal yang unik dan bisa jadi merupakan satu-satunya di Indonesia.

"Biasanya bantuan kepada tenaga kesehatan itu berupa perlengkapan untuk perawatan Covid-19. Makanya saya kaget juga. Ini benar-benar ide bagus dan saya berterima kasih kepada Kosti atas apresiasinya kepad tenaga kesehatan di Lumajang," kata Wabup Lumajang, usai menyerahkan sepeda tua tersebut kepada tenaga kesehatan RS dr. Haryoto Lumajang.  

Sementara itu Ketua Kosti Lumajang Sarwo Darmono mengatakan, hadiah berupa sepeda tua itu dimaksudkan untuk memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang telah berjuang untuk menyembuhkan pasien Covid-19 di Lumajang.

"Para tenaga kesehatan ini telah mengorbankan waktunya, tenaganya, bahkan rela tidak berkumpul dengan keluarga selama merawat pasien Covid-19. Tenaga kesehatan ini menurut kami adalah pejuangan kemanusiaan dengan dedikasi yang sangat tinggi untuk menyelamatkan nyawa orang lain," kata Sarwo Darsono.

Baca Juga : Sepasang Remaja Berbuat Mesum di Kawasan Stadion Pamekasan Viral di Medsos

Sarwo Darsono juga mengatakan, tenaga kesehatan dalam merawat pasien Covid-19 telah berkorban cukup besar, bahkan sebagian harus terpapar Covid-19

"Kita juga pernah mendengar ada tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 dari pasien yang dirawatnya," kata Sarwo Darsono.