Bupati Lumajang ketika membuka Program Gempita Desa di Pendopo AryaWiraraja (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Bupati Lumajang ketika membuka Program Gempita Desa di Pendopo AryaWiraraja (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Ketika membuka Gerakan Membangun Pendidikan Kesetaraan Desa atau Gempita, pada hari ini, Selasa (6/10) Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq meminta kepada Kades di Lumajang untuk memanfaatkan seluruh media yang ada di desa, dalam menuntaskan program kesetaraan pendidikan melalui Gempita Desa.

Di desa, menurut Bupati Lumajang banyak acara yang bisa dimanfaatkan, seperti acara ibu-ibu PKK, pengajian ibu-ibu, harus menjadi dimanfaatkan untuk melakukan pendataan, jika masih ada siswa putus sekolah, atau warga yang masih buta huruf, untuk bisa disertakan dalam penyetaraan pendidikan melalui Kejar Paket A, B dan C.

Baca Juga : Rayakan HUT ke-75 TNI, Plt Bupati Jember: Peran TNI saat Ini Dirasakan Masyarakat

Dijelaskan, rendahnya IPM Kabupaten Lumajang selama ini, salah satu penyebabnya adalah lama rata-rata pendidikan warga Lumajang, yang hanya diatas 6 tahun, atau setara dengan SMP kelas 1. 

"Saya khawatir ketika ada survey atau sensus, mereka salah dalam menjawab pertanyaan petugas, sehingga mengaku tidak sekolah. Sementara mereka sebenarnya telah tuntas ikut penyetaraan pendidikan. Ini sangat berpenaruh terhadap IPM kita," kata Bupati Lumajang.

Dalam rangka peningkatan IPM di Lumajang, Bupati meminta kepada semua pihak, termasuk kepala desa untuk segera menuntaskan masalah lama rata-rata pendidikan warga Lumajang, melalui program Gempita Desa.

"Kami juga akan berkoordinas dengan BPS agar sensurnya bisa menanyaan lebih detil, dan akan meminta kepada Dispenduk, untuk ditanyakan dulu kepada pemohon KK, agar data pendidikan warga Lumajang terdata secara administratif, karena memang yang menjadi acuannya adalah administrasi," kata Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq kemudian.

Baca Juga : Lagi, Pemkab Lumajang Kucurkan Pinjaman Tanpa Bunga untuk Pedagang Sayur

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Drs. Agus Salim M.Pd dalam kesempatan yang sama menjelaskan, saat ini peserta penyetaraan pendidikan di Kabupaten Lumajang berjumlah 8.322 orang, yang tersebar di 108 desa di 18 Kecamatan di Lumajang.