Caio Ruan (Instagram Caio Ruan)
Caio Ruan (Instagram Caio Ruan)

Manajemen Arema FC mengaku Matias Malvino kesulitan Indonesia sehingga memutuskan untuk mendatangkan stopper baru. Sosok di lini belakang tersebut adalah Caio Ruan, yang merupakan eks pemain dari Sao Paolo FC di Liga Brasil.

Arema FC nampaknya masih ketagihan menggunakan tenaga pemain asal Amerika Latin untuk mengisi pos di lini belakang. Mulai dari Arthur Cunha yang datang pada tahun 2017 hingga berakhir di tahun 2019, kemudian berlanjut ke Matias Malvino dan kini beralih kepada Caio Ruan.

Baca Juga : Geser dari Kota Malang, Persipura Tunggu Respons Penggunaan Stadion Kanjuruhan

Lugas dan memiliki karakter bagus dalam menjaga kedalaman lini belakang, itulah kelebihan para pemain berposisi stopper asal Amerika Latin. Bahkan, asisten pelatih Arema FC Charis Yulianto menyebut bahwa stopper barunya kini memiliki postur ideal untuk mengawal pertahanan tim.

"Secara teknis dan postur cukup ideal sebagai pemain bek tengah. Selain itu saya melihat cara bertahan dan pengambilan posisinya cukup bagus," ucap Charis Yulianto.

Sementara itu, Ruan sendiri mengaku sangat bangga karena bisa bergabung dengan Arema FC yang dianggap klub besar di Indonesia. Bahkan ia juga mengaku Aremania adalah salah satu alasan ia hijrah dari Sao Paolo ke Malang.

"Saya sangat senang dan bangga bisa mendapat kesempatan bergabung dengan klub ini. Saya dengar Arema salah satu klub besar di Indonesia dan memiliki banyak fans," ujar pemain berusia 25 tahun tersebut.

Baca Juga : Calon Kiper Asing Arema FC Perawakan seperti Dida, Permainan seperti Kurnia Meiga

Disisi lain mengenai Matias Malvino, manager umum Arema FC Ruddy Widodo mengaku bahwa keputusan untuk tidak menggunakan jasanya lagi karena sudah berdiskusi dengan direksi yang ada di Jakarta. Namun manajemen tetap meyakinkan bahwa Malvino tetap mendapatkan haknya hingga November mendatang.

"Kalau Matias, (masalahnya) dia masuk Indonesia susah. Jadi setelah diskusi dengan pelatih dan direksi, dan diputuskan bersama. Mereka (Elias dan Matias) akan tetap menerima gaji tapi besarnya juga sesuai surat keputusan dari PSSI," jelas Ruddy.