Tompi (Instagram dr_tompi)
Tompi (Instagram dr_tompi)

Di masa pandemi Covid-19, musisi adalah salah satu sektor yang terdampak karena tidak ada panggung hiburan yang biasa diselenggarakan di event tertentu. Oleh karena itu, para musisi mencoba mencari cara untuk tetap survive di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya yakni bermain melalui platform YouTube.

Akan tetapi, mencari penonton di YouTube tentu bukanlah hal yang mudah. Pasalnya, dalam beberapa bulan terakhir, musik dari Korea masih menjadi primadona di YouTube, bahkan penontonnya mencapai 1 hingga 3 juta per video yang telah diupload.

Baca Juga : Tompi Beri Saran Masyarakat Kolaborasi Untuk Survive 

 

Hal ini pun dibenarkan musisi Jazz Tompi. Dirinya menyampaikan, bahwa lagu-lagu Korea yang saat ini digemari oleh kalangan anak milenial bukan suatu ancaman untuk industri musik nasional. Bahkan pelantun lagu Menghujam Jantungku itu menyebut, musik luar yang masuk Indonesia adalah bunga-bunga untuk lebih meningkatkan semangat musisi Tanah Air.

Lanjutnya, meski musik Korea masih mendominasi tapi tidak mempengaruhi industri musik nasional karena secara segmen berbeda. "Musik Indonesia masih menjadi tuan rumah di rumah kita sendiri.  Ada demam Korea, tapi saya kira musik Indonesia masih merajai," ujar Tompi.

"Musisi Indonesia masih memiliki pasion untuk bisa meraih hati para pecinta musik. Karena saat ini platform YouTube menjadi rujukan para penggemar musik di sela kegiatan yang banyak di rumah. Jadi Itu bukan ancaman, tapi bunga-bunga saja supaya kita lebih baik aja," imbuhnya.

Baca Juga : Selebgram Cantik "Kembaran" Lisa Blackpink, Bella Kuku Kini Rambah Bisnis Kuliner 

 

Tak hanya itu, Tompi juga memberikan masukan kepada musisi untuk lebih mengkombinasikan karyanya dengan musik daerah. Hal itu nantinya yang akan menjadi pembeda antara industri musik nasional dan luar negeri. 

"Saat ini musisi harus dirangsang untuk mengkolaborasikan musik budaya, kita punya kekayaan budaya. Kita masih memisahkan musik pop dan musik daerah. Jika dikerjakan dengan bareng mungkin akan lebih baik," tandasnya.