Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Rasulullah SAW senantiasa memberikan pelajaran berharga bagi umatnya. Selama menyampaikan syiar Islam, Rasulullah SAW pun menyampaikan pesan untuk bisa dilakukan umat muslim hingga sekarang. Salah satunya adalah untuk menjadi mukmin yang baik.

Ustaz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, Rasulullah SAW menyampaikan bahwa seorang mukmin itu seperti lebah. Ciri-ciri lebah adalah selalu memakan makanan yang baik saja. Soalnya, lebah hanya mau yang manis dan dari sari bunga.

Baca Juga : Jarang Diketahui, Inilah Lokasi Pertama Kali Jibril Ajari Rasul Salat

"Meskipun sekarang ada yang curang dengan membudidayakan lebah lalu memberinya makan gula yang dikasih air. Itu sangat berbahaya," kata Ustaz Khalid.

Padahal, Rasulullah SAW pernah menyampaikan bahwa kesembuhan ada pada tiga hal, yaitu madu, bekam, dan besi panas. Sehingg memberi makanan yang tidak alami untuk lebah itu sangatlah tidak bagus.

Lebih jauh Ustaz Khalid menyampaikan, selain selalu mengonsumsi makanan yang baik, lebah jugs memiliki kerja tim yang sangat bagus. Setiap kelompok lebah memiliki tim untuk mencari sari makanan yang bagus. Saat mendapatkannya, maka tim akan kembali kepada kelompoknya dan memberi arahan menuju kawasan yang tepat, tanpa memakannya terlebih dulu.

"Baru kemudian mereka memakannya bersama-sama tanpa mengambil jatah yang lainnya," tambah Ustaz Khalid.

Selain Itu, Rasulullah SAW menyampaikan bahwa saat memberi, lebah selalu memberi yang bagus, yaitu madu. Bahkan dalam QS An-Nahl, madu disebutkan sebagai obat manusia. Bukan hanya sekadar stamina, namun sakit apa pun saat diobati dengan madu akan mengalami kesembuhan.

Baca Juga : Meski Najis, Tanah Suci Makkah Juga Dipenuhi Anjing Liar

Bukan hanya itu. Ketika hinggap di suatu tempat, lebah tak pernah merusaknya. Selama ini meski bergantung di atas tebing, tidak pernah meskipun berat madunya dan tidak mengganggu lainnya. Namun saat diganggu, sengatannya sangat mematikan.

Itu merupakan ciri seorang mukmin yang baik. Selalu bermanfaat dan apabila agamanya diganggu, siap membela agamanya. "Maka jangan masukkan dalam kamus hidup kita untuk iri dan mengganggu orang lain. Namun bersyukur atas apa yang diberikan karena Allah SWT selalu berjanji akan memberikan lebih kepada mukmin yang senantiasa bersyukur," pesan Ustaz Khalid.

  <