Bunda Indah di Desa Kalisemut (Foto: Dokumentasi Kominfo)
Bunda Indah di Desa Kalisemut (Foto: Dokumentasi Kominfo)

Sudah sejak lama masyrakat desa Kalisemut Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang selalu mengadakan upacara Nglampet yang dimaksudkan untuk melestarikan sumber mata air di desa setempat. Disamping itu tradisi Nglampet ini merupakan wujud rasa syukur warta setempat kepada Allah.

Pada upacara Nglampet yang berlangsung hari ini, Senin (14/9) dihadiri oleh Wakil Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati.

Baca Juga : Deklarasi Damai Pilkada di Polres Sleman, Dandim 0732 Ungkap Soal Kerja Sama Penanganan Covid-19

Upacara Nglampet Sumber ini merupakan tradisi peninggalan tradisi nenek moyang warga desa ini untuk pelestarian sumber mata air, karena sumber tersebut sangat penting bagi warga setempat, untuk memenuhi kebutuhan irigasi sawah.

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Lumajang yang akrab dengan sapaan Bunda Indah, mengharapkan tradisi Nglampet bisa dijadikan media pelestarian sumber mata air, agar hasil pertanian melimpah.  

“Saya senang sekali Pemerintah Desa dan warga selalu semangat melestarikan sumber mata air untuk menjaga dan merawat pertanian,” jelasnya.

Bunda Indah juga mengajak masyarakat Desa Kalisemut untuk membangun sumur resapan yang berperan sebagai penimbun air ketika hujan turun, apalagi jika hujannya sangat deras.

Baca Juga : Pemkab Pamekasan Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 77 Desa yang Alami Kekeringan

Bunda Indah juga tertarik dengan lahan persawahan yang menggunakan teras sirinng pada kontur tanah yang miring supaya area persawahan tidak tergerus air ketika turun hujan.

Ketika menghadiri acara Nglampet ini, Bunda Indah juga melakukan pelepasan burung merpati di halaman Kantor Kepala Desa Kalisemut sebagai penanda dimulainya acara Sedekah Desa Kalisemut. <