Bismillah (Foto:  Dunia Pondok)
Bismillah (Foto: Dunia Pondok)

Setiap mengawali sesuatu, sebisa mungkin kita harus mengucapkan "Bismillah". Namun, apakah kalian tahu bagaimana kisah pertama kali kalimat "Bismillah" itu ditulis?  

Bagi orang muslim kalimat Bismillah tentunya menjadi kalimat yang setiap hari selalu diucapkan. Biasanya kalimat itu diucapkan saat akan membaca Al-Qur'an atau hendak melakukan suatu kegiatan.  

Baca Juga : Tak Pernah Lakukan Salat, Sosok Ini Justru Dijamin Masuk Surga

Dipantau melalui tayangan channel YouTube YtCrash Islam, hakikat Bismillah sendiri merupakan kalimat kepercayaan terhadap Allah SWT dan terhadap khalifah di muka bumi. Apapun yang dilakukan dan diawali dengan membaca Bismillah diharapkan akan mendapat kemudahan, keberhasilan dan berkah dari Allah SWT.  

Lantas bagaimana awal kalimat Bismillah tercipta? Pada dasarnya kalimat tersebut berasal dari penggalan ayat Al-Qur'an surat An Naml: 30.  

Dalam ayat tersebut berisi ungkapan seorang ratu yang konon bernama Ratu Balqis/ Bilqis. Hal ini diketahui ketika ia menceritakan sebuah tulisan atau surat yang ia terima dari Nabi Sulaiman AS.  

Tulisan tersebut dimulai dengan kalimat "Bismillahirrahmanirrahim"  

"Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi)nya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang."  

Diketahui, Ratu Balqis merupakan sang penguasa dari Negeri Saba. Ia memiliki istana dan juga kekayaan.  

Namun, Ratu Balqis ternyata tidak menyembah Allah SWT, melainkan menyembah Matahari. Dengan alasan itulah seekor burung bernama "Burung Hud Hud" mengadukan alasan kealpaannya tatkala Nabi Sulaiman AS memeriksa kumpulan burung.  

Seperti yang tertera pada QS An-Naml: 23. "(Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka) dia adalah ratu mereka bernama Balqis (dan dia dianugerahi segala sesuatu) yang diperlukan oleh soerang raja, seperti perlengkapan senjata dan peralatan lainnya."

Lalu Burung Hud Hud menjelaskan kepada Nabi Sulaiman AS tentang Ratu Balqis tersebut.

Baca Juga : Riwayat Rasulullah SAW Tentang Manfaat Istighfar, Permudah Rizki

"(Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah dan setan telah menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbutan mereka, lalu menghalangi mereka dari jalan) yang benar (sehingga mereka tidak dapat pentunjuk)." QS. AN-Naml: 24.

Lantas mendengar hal tersebut Nabi Sulaiman AS mengutus Burung Hud Hud untuk memberikan surat kepada Ratu Balqis. Di mana di dalam surat itu terdapat tulisan kalimat "Bismillahirrahmanirrahim".  

"Sesudah itu Nabi Sulaiman menulis surah kepada ratu Balqis yang bunyinya seperti berikut, " Dari hamba Allah, Sulaiman Ibnu Daud kepada ratu Balqis, ratu negeri Saba. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Keselamatan atas orang yang mengikuti petunjuk. Amma Ba'du, Janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri." QS An-Naml: 27.

Sejumlah riwayat menyatakan bahwa dahulu sebelum turun Surah An-Naml: 30, Rasulullah SAW tidak menulis "Bismillah", namun hanya menulis "Bismika Allahumma."

Lalu saat turun surah Al-Isra: 110, tulisan beliau berubah menjadi "Bismillahirrahman." Barulah setelah turun surah An-Naml: 30, Rasulullah menulis dengan sempurna yakni "Bismillahirrahmanirrahim".

Anjuran untuk mengawali kalimat Bismillah juga diperkuat dalam QS. Al-An'am: 118 yang berbunyi "Maka makanlah bintang-binatang (yang halal) yang disebut Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya."

Selain itu juga terdapat di QS. HUD:4 berbunyi "Dan Nuh berkata: "Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya". Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."