Berbagai Bukti yang dimiliki SA, TKW asli Malang yang jadi korban pria asal Tulungagung (Foto : Istimewa/ TulungagungTIMES)
Berbagai Bukti yang dimiliki SA, TKW asli Malang yang jadi korban pria asal Tulungagung (Foto : Istimewa/ TulungagungTIMES)

Sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah kira-kira yang dirasakan oleh SA, seorang TKW asal Gondanglegi Kabupaten Malang ini. Setelah postingannya viral, klarifikasi yang dilakukan Susilo, warga Tulungagung yang "ditampar" dengan postingannya itu memaksa dirinya membuka fakta.

"Saya ingin mengklarifikasi apa yang diunggah dia, semua itu tidak benar dan bohong," kata SA, saat menghubungi media ini, Sabtu (29/08 /2020).

Baca Juga : Tak Disiplin Pakai Masker, Pengendara di Tulungagung Diminta Bersihkan Masjid

Lanjutnya, hubungan LDR (long distance relationship) atau cinta jarak jauh berjalan selama 8 bulan.

"Waktu itu kita mau putus, kita telepon dengan baik-baik ngomong juga baik-baik. Dia menanyakan duit kamu gimana, mau dikembalikan apa enggak, saya bilang kalau masalah duit aku ikhlas gak usah dikembalikan asal gak ada saling dendam gak ada yang saling merugikan," ujarnya.

Karena dianggap rasa sayang, perjanjian lisan itu disepakati antara dirinya dan Susilo.

"Dia setuju dengan perjanjian kita, terus dia minta jatah saya setiap bulan 2 juta, saya gak mampu kalau jatah sebesar itu," tambahnya.

Menurutnya, tanggungan buat anaknya di rumah yang menjadikan dirinya menyerah jika ditambah uang dua juta rupiah untuk Susilo.

"Saya bilang ke dia buat jatah tiap bulan dua juta mending buat membahagiakan orang tua, terus dia bilang kalau kamu gak mau jatah aku setiap bulan segitu minggato (pergilah) dari kehidupanku detik ini saat ini," ungkapnya.

Dengan hati yang sakit, SA kemudian memutuskan untuk pergi meninggalkan hubungan asmaranya itu.

Anehnya, tak berselang lama Susilo telepon SA dan meminta agar dia mau balikan lagi.

Baca Juga : Purel Eks Lokalisasi Ngunut Dianiaya, Gegara Minta Uang Tips Rp 50 Ribu

"Dia memberi dua pilihan, kamu mau balikan lagi ke aku, apa vidio kamu aku viralkan. Tapi aku tetep bilang ke dia, aku gak bisa balik lagi ke kamu dan gak mampu jatah kamu, terus vidio itu diviralin," paparnya.

Atas ancaman dan menyebarnya video SA di media sosial, dirinya berencana melaporkan tindakan Susilo ke pihak berwajib.

"Saya telah tunjuk pengacara, kalau saya gak diviralin, masalah duit tak ihlasin tapi ini sudah menjatuhkan harga diri saya, saya sudah ngorbanin duit 10 juta terus harga diri saya diinjak-injak," tandasnya.

SA kemudian mengirimkan beberapa hasil vcreenshort postingan video bugil yang berhasil direkam Susilo dan diunggah di group Facebook Pasar Online Taiwan.

Selain itu, foto SIM dan KTP serta percakapan antara dirinya dan Susilo telah disiapkan sebagai bukti pelaporannya.

Saat dikonfirmasi, Susilo mengaku memang dirinya pernah khilaf memposting video yang dimaksud. Menurutnya, video dan postingan itu telah dihapusnya, dan untuk mengakhiri masalah ini dirinya akan segera menghubungi SA guna mencari penyelesaian.