Sejumla pohon di jalan Brigjen Katamso yang sangat rindang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Sejumla pohon di jalan Brigjen Katamso yang sangat rindang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Sejumlah pohon peneduh jalan di jalan Brigjen Katamso Lumajang dinilai terlalu rindang. Bahkan ranting-raning dalam ukuran besar, sebagian ada yang mulai kering dan mengkhawatirkan.

"Jika yang kering itu runtuh dan kena orang lewat, bahaya juga mas. Karena ukuran rantingnya cukup besar," kata seorang warga yang sehari-hari berjualan di ruas jalan tersebut.

Rindangnya puluhan pohon ini disatu sisi memang memberikan keteduhan bagi ruas jalan tersebut, namun karea saat ini sering terjadi hujan deras yang disertai angin kencang, dikhawatirkan ranting-ranting pohon ini patah dan menimpa warga yang melintas.

"Bisa jatuh pada warga, bisa juga kepada warung-warung disini. Belum lagi banyak kabel listrik dibawah pohon ini, kalau ranting ini patah hampir pasti ada kabel listrik yang putus mas," kata warga lainnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang Ir. Yuli Haris kepada media ini mengatakan, bahwa pihaknya memang merencanakan untuk melakukan pemangkasan di jalan Brigjen Katamso, namun saat ini baru dimulai dari sisi utara sebelum trafict light perempatan Toga

"Sudah kita rencanakan. Kita juga tahu bahwa itu memang berbahaya. Tapi masih menunggu giliran. Karena kita hanya memiliki satu tim yang terdiri dari 10 orang, termasuk 2 orang sopir. Satu tim ini harus bekerja untuk seluruh wilayah yang menjadi tanggungjawab DLH di Lumajang ," kata Yuli Haris kepada media ini.

Pihak DLH menurut Yuli Haris, pernah berencana untuk menambah satu tim lagi, namun hal itu masih terkendala anggaran.

"Karena kalau kita nambah satu tim lagi berikut dengan peralatannya, itu masalah yang sedang kita hadapi, dan alatnya lumayan mahal juga. Jadi untuk jalan Brigjen Katamso, pasti kita pangkas, nunggu sampai sisi utara selesai," jelas Yuli Haris kemudian.

Pohon yang tumbuh di jalan Brigjen Katamso ini selain mengarah ke jalan, disisi timur juga mengarah kepada sejumlah bangunan yang ada di jalan tersebut.

"Baik yang kiri atau yang kanan sama-sama bahayanya mas, kalau ada angin kencang," kata warga lainnya.