Viral Kopdes Merah Putih di Malang Berdiri di Seberang Telaga, Kades Sidodadi: Lokasinya Strategis

Reporter

Ashaq Lupito

15 - Jul - 2026, 08:34

Kondisi terkini bangunan KDMP di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Rabu, 15 Juli 2026 yang sebelumnya juga sempat viral lantaran di bangun di seberang telaga.

JATIMTIMES - Pihak terkait termasuk Pemerintah Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur membeberkan sejumlah pertimbangan di balik pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seberang telaga yang kini viral.

Secara garis besar, dipilihnya lokasi pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Sidodadi tepat di seberang telaga tersebut lantaran di nilai berada di lokasi yang strategis. Yakni berada di tengah permukiman warga hingga dekat dengan destinasi wisata Pantai Malang Selatan.

Baca Juga : Kisah Haru Pemuda Obesitas 200 Kg Berakhir, Baznas Banyuwangi Datangi Rumah Duka dan Lunasi Tagihan Rumah Sakit

Pernyataan tersebut turut disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Sidodadi, Soelan saat menanggapi pembangunan KDMP di seberang telaga yang kini viral dan menuai beragam tanggapan satire dari para warganet. "Pertama, pertimbangan di seberang telaga itu karena kami memang tidak punya lahan yang strategis. Walaupun itu biayanya agak besar termasuk untuk perataan," ujarnya kepada JatimTIMES.

Pertimbangan selanjutnya, kawasan telaga tersebut berada di tengah daerah permukiman warga. Sehingga di nilai cukup strategis untuk dibangun Kopdes Merah Putih.

"(Pertimbangan, red) yang kedua, telaga itu di tengah-tengah Desa Sidodadi, di tengah-tengah keramaian. Di tepi telaga itu ada perkampungan, yang paling ramai di daerah situ," tuturnya.

Lantaran berada di tengah daerah permukiman itulah, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Sidodadi optimis bakal menarik animo setidaknya dari masyarakat sekitar untuk belanja ke KDMP.

"Maka dari itu kami mengupayakan di seberang telaga, karena pertimbangan pemasarannya. Sehingga warga itu nanti kalau belanja yang dari utara tidak terlalu jauh, begitu juga yang dari selatan," jelasnya.

Pertimbangan selanjutnya, diutarakan Soelan, lokasi Kopdes Merah Putih Desa Sidodadi yang kini telah siap untuk dioperasionalkan tersebut juga bisa dijangkau bagi para wisatawan. Yakni bagi pengunjung yang hendak berwisata ke Pantai Malang Selatan. Salah satunya ialah destinasi Pantai Bajulmati.

"Iya betul, ya mungkin tidak sampai lima kilometer lah sudah sampai wisata," imbuhnya.

Salah satu akses jalan menuju wisata Pantai Malang Selatan tersebut juga cukup dipadati permukiman warga. Sehingga, keberadaan KDMP Desa Sidodadi diharapkan juga bisa jadi alternatif bagi warga lokal sebelum berwisata maupun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Kalau permukiman ya sangat rapat di situ, katakan Desa Sidodadi itu yang paling banyak permukimannya ya wilayah itu, yang paling ramai ya wilayah itu. Di situ banyak (penduduk, red)," imbuhnya.

Baca Juga : Agrowisata Baru di Ngawi, Kini Warga Bisa Petik Melon Langsung di Tengah Kota

Sebagaimana diberitakan, pembangunan KDMP Desa Sidodadi tersebut sempat viral di sejumlah platform media sosial. Penyebabnya, pembangunan koperasi yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut berada tepat di seberang telaga.

Sejumlah warganet memberikan tanggapan yang beragam mengenai pembangunan Kopdes Merah Putih yang berada di seberang telaga tersebut. Tak jarang, banyak warganet yang turut memberikan komentar satire.

Warganet juga ada yang menyebut jika pembeli yang hendak berbelanja di Kopdes Merah Putih Sidodadi harus menaiki perahu. "Yang beli pakai perahu?" tulis salah satu akun berinisial @alexr**** pada postingan salah satu akun homeless media yang turut memposting rekaman video amatir mengenai keberadaan bangunan KDMP Desa Sidodadi di seberang telaga tersebut.

Pihak pemerintah desa kemudian membantah tanggapan warganet tersebut. Sebab, video yang beredar dan kini viral tersebut menayangkan rekaman yang tidak utuh.

Sebaliknya, akses ke Kopdes Merah Putih Desa Sidodadi tersebut sudah ada jalannya. Bahkan cukup lebar dan bisa dilalui oleh kendaraan besar termasuk pengangkut material untuk pembangunan KDMP.

Di sisi lain, disampaikan Soelan, lokasi yang dijadikan KDMP Desa Sidodadi tersebut berada di lahan yang legal. Yakni dibangun di area Tanah Kas Desa (TKD).

"Oh iya, kalau tidak di TKD, kami tidak berani, dari pada nanti kena masalah," pungkasnya.