Segera Diluncurkan, Pemkot Malang Siapkan Puluhan Angkot Gratis untuk Antar Jemput Pelajar
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Yunan Helmy
12 - May - 2026, 03:21
JATIMTIMES - Program angkutan kota gratis bagi pelajar di Kota Malang segera memasuki tahap pelaksanaan. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang kini tengah menuntaskan proses finalisasi sebelum layanan tersebut resmi diluncurkan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan, seluruh konsep program pada dasarnya telah disepakati. Saat ini, pihaknya hanya menunggu regulasi berupa peraturan wali kota (perwal) dari pemerintah provinsi sebagai dasar pelaksanaan kebijakan.
Baca Juga : DPRD Surabaya Desak Standardisasi Ketat dan Mitigasi Program Makan Bergizi Gratis
“Yang jelas kami sudah sepakat. Ya mudah-mudahan di bulan Mei ini sudah terlaksana. Pelaksanaan masih menunggu turunnya peraturan wali kota dari pemerintah provinsi sebagai dasar pelaksanaan kebijakan ini," ujar Widjaja, Selasa (12/5/2026).
Dalam tahap awal penerapan, Dishub Kota Malang menyiapkan sekitar 70 hingga 80 armada angkot yang akan melayani para pelajar secara gratis. Jumlah tersebut diproyeksikan masih dapat bertambah menyesuaikan kebutuhan di lapangan setelah evaluasi dilakukan.
“Rencananya kami gunakan 70 sampai 80 armada. Ke depan. Tidak menutup kemungkinan jumlah armada akan ditambah menyesuaikan kebutuhan dan evaluasi di lapangan," ungkapnya.
Program ini diharapkan mampu meringankan beban biaya transportasi siswa sekaligus menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali eksistensi angkutan kota di tengah menurunnya minat masyarakat terhadap transportasi umum.
Baca Juga : Siapa Indri Wahyuni? Juri LCC MPR RI yang Viral usai Anulir Jawaban Siswa SMAN 1 Pontianak
Dishub Kota Malang juga memastikan mekanisme kerja sama dalam program tersebut tidak dilakukan secara perorangan dengan sopir angkot. Seluruh operasional nantinya akan melibatkan koperasi angkot yang telah memiliki badan hukum resmi.
“Nanti melalui koperasi. Masuk melalui koperasi, bukan langsung kami dengan sopir-sopir angkot tapi melalui koperasi. Terlebih, koperasi angkot di Kota Malang sebenarnya sudah terbentuk sejak lama, sehingga tinggal dioptimalkan dalam pelaksanaan program tersebut," jelasnya.
Sementara itu, jadwal operasional layanan angkot gratis akan disesuaikan dengan aktivitas belajar siswa. Armada akan beroperasi pada jam keberangkatan sekolah hingga waktu kepulangan pelajar. “Sesuai jam sekolah. Keberangkatan dan kepulangan,” pungkasnya.
