Rezeki Seret? Coba Cek Ruang Tamu Anda, Ini 9 Aturan Fengsui yang Sering Diabaikan
Reporter
Mutmainah J
Editor
A Yahya
12 - Feb - 2026, 08:03
JATIMTIMES - Ruang tamu bukan sekadar tempat menerima tamu. Dalam ilmu fengsui, area ini dipercaya sebagai “gerbang” awal masuknya rezeki ke dalam rumah. Dari sinilah energi atau chi pertama kali masuk lalu menyebar ke seluruh ruangan. Karena itu, penataan ruang tamu yang tepat diyakini dapat membantu memperkuat keberuntungan, keharmonisan keluarga, hingga peluang kelimpahan finansial.
Sejumlah pakar fengsui seperti Lillian Too, Mas Dian, Hanna Amalia S, Ir. Djoko Darmawan, hingga Saxena VK menekankan bahwa kualitas energi di ruang tamu dipengaruhi banyak faktor. Mulai dari arah bukaan pintu, posisi furnitur, pencahayaan, sampai warna interior. Jika elemen-elemen ini selaras, ruang tamu bisa menjadi pusat energi positif di rumah.
Baca Juga : Ramalan Zodiak 12 Februari 2026: Hari Penentuan Nasib, Libra dan Scorpio Hadapi Titik Balik
Berikut panduan fengsui ruang tamu yang dihimpun dari berbagai sumber tersebut.
1. Pintu Utama Sebaiknya Mengarah ke Ruang Tamu
Menurut Lillian Too, pintu utama idealnya langsung menghadap ruang tamu atau ruang bersama. Hal ini membuat energi baik lebih mudah masuk dan menyebar ke seluruh rumah. Jika pintu masuk justru mengarah ke ruang sempit atau tertutup, aliran chi bisa terhambat.
Ruang tamu yang langsung terlihat dari pintu juga memberi kesan terbuka, ramah, dan mengundang keberuntungan.
2. Jangan Buat Ruang Tamu Lebih Tinggi dari Dapur atau Ruang Makan
Dalam fengsui klasik, perbedaan ketinggian lantai memengaruhi arah aliran energi. Lillian Too menekankan ruang tamu sebaiknya tidak berada di level lebih tinggi dari dapur atau ruang makan. Jika lebih tinggi, energi baik yang masuk bisa “naik” ke tamu, bukan menetap pada penghuni rumah.
Keseimbangan level lantai membantu menjaga stabilitas energi dan menghadirkan rasa kokoh dalam hunian.
3. Ruang Tamu Dekat dengan Ruang Makan Lebih Baik
Ruang tamu dan ruang makan sama-sama area sosial. Jika keduanya berdekatan, energi positif dari pintu utama akan lebih mudah terdistribusi tanpa hambatan.
Praktisi fengsui juga sering menempatkan cermin di ruang makan. Pantulan makanan dipercaya melambangkan pelipatgandaan rezeki.
4. Hindari Sofa Membelakangi Pintu Masuk
Menurut Saxena VK, posisi duduk ideal memungkinkan penghuni melihat pintu masuk. Ini menciptakan rasa aman sekaligus memperlancar aliran energi. Jika tak memungkinkan, cermin bisa digunakan untuk memantulkan area pintu.
Bagian tengah ruang juga sebaiknya tidak dipenuhi furnitur agar energi dapat bersirkulasi bebas.
5. Jangan Menghalangi Jalur Pergerakan Energi
Furnitur yang menutup jalur utama pergerakan di ruang tamu bisa menghambat chi. Kondisi ini dipercaya memicu kelesuan energi, termasuk dalam urusan rezeki dan semangat hidup.
Biarkan bagian tengah ruang agak lapang dan manfaatkan cahaya alami dengan membuka tirai di siang hari.
Baca Juga : Bukan Indomie! Ini 5 Mie Paling Enak di Dunia Versi TasteAtlas, Nomor 1 Bikin Nagih
6. Kompor Jangan Terlihat dari Ruang Tamu
Dalam buku Solusi Feng Shui karya Mas Dian, kompor melambangkan kekayaan dan elemen api. Jika terlihat dari ruang tamu, hal ini dipercaya memicu konflik rumah tangga serta membuka “energi kekayaan” pada pihak luar.
Gunakan partisi atau tirai untuk menghalangi pandangan langsung ke dapur.
7. Hindari Pintu WC Menghadap Ruang Tamu
Pintu WC yang langsung terlihat dari ruang tamu dianggap formasi kurang baik. Energi dari WC dinilai “kotor” dan bisa mengganggu sheng qi atau energi hidup yang seharusnya kuat di ruang tamu.
Selain berdampak simbolis pada keberuntungan, posisi ini juga membuat tamu kurang nyaman.
8. Pilih Warna yang Mendukung Aliran Energi
Menurut Ir. Djoko Darmawan dalam buku Memilih Warna Interior Sesuai Fengshui, ruang tamu berfungsi sebagai pusat distribusi energi. Warna lembut seperti krem, putih tulang, hijau muda, biru lembut, atau kuning keemasan dapat menciptakan suasana harmonis.
Aksen warna bisa disesuaikan dengan elemen fengsui: kayu, api, tanah, logam, atau air.
9. Tambahkan Pencahayaan di Sudut Gelap
Saxena menyebut sudut gelap memicu stagnasi energi yin. Lampu sudut dengan cahaya lembut membantu menyeimbangkan energi tanpa membuat ruangan silau. Pencahayaan yang baik membuat ruang terasa hidup dan lebih menarik energi positif.
Penataan sederhana di ruang tamu ternyata punya pengaruh besar dalam fengsui. Dengan mengatur posisi, warna, cahaya, dan aliran ruang, energi positif bisa bergerak lebih lancar dan mendukung suasana rumah yang harmonis sekaligus penuh keberuntungan.
