Sinergi TNI dan Pemkab Blitar Bangun Desa Krisik Lewat TMMD ke-127
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Dede Nana
11 - Feb - 2026, 02:26
JATIMTIMES – Pemerintah Kabupaten Blitar bersama TNI kembali mempertegas komitmennya dalam membangun desa. Bupati Blitar Rijanto memimpin upacara pembukaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Selasa, 10 Februari 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah, jajaran Forkopimda, Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi, serta seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Kehadiran unsur TNI dan pemerintah daerah dalam satu barisan menjadi simbol kuat kolaborasi pembangunan berbasis kemanunggalan.
Baca Juga : Belum Kantongi SLHS, Dapur SPPG MBG di Kota Batu Jalani Inspeksi Kesehatan Lingkungan
TMMD ke-127 tahun ini menyasar pembangunan fisik dan nonfisik secara terpadu. Untuk sektor infrastruktur, program ini mencakup pembangunan rabat jalan selebar 6 meter sepanjang 1.040 meter, pembangunan jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar 2 meter, pembangunan 15 unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta 15 unit jambanisasi.
Selain itu, dukungan akses air bersih menjadi perhatian serius melalui pembangunan dua tandon air yang ditargetkan melayani 200 kepala keluarga serta tiga titik sumur bor. Program ini juga diperkuat kegiatan nonfisik berupa enam sosialisasi, dua pelatihan, dan dua pelayanan umum untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Rijanto menegaskan, TMMD bukan sekadar agenda tahunan, melainkan strategi percepatan pembangunan desa yang terukur dan berdampak langsung bagi warga.
“Kegiatan TMMD ke-127 yang bertemakan TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam membangun desa dan memperkuat persatuan bangsa,” ujar Rijanto dalam amanatnya.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan energi besar dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.
“Sinergi ini adalah kekuatan besar dalam percepatan pembangunan desa. Melalui TMMD ke-127 Tahun 2026, kami berharap masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya secara langsung dan pembangunan di wilayah pedesaan Kabupaten Blitar semakin maju,” katanya.
Pembangunan rabat jalan dan jembatan di Desa Krisik diharapkan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta membuka akses ekonomi antarwilayah. Sementara program RTLH, jambanisasi, tandon air, dan sumur bor diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian, kesehatan lingkungan, serta ketahanan air bersih masyarakat.

Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi menegaskan dukungan penuh jajaran TNI terhadap pelaksanaan TMMD ke-127 di Kabupaten Blitar. Ia memastikan seluruh personel yang terlibat akan bekerja maksimal bersama pemerintah daerah dan masyarakat demi tercapainya target pembangunan.
Baca Juga : Dua Mahasiswi Unisba Blitar Borong Emas Kejurprov MMA Jatim, Siap Berlaga di PON 2026
“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan TMMD ini. Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kekuatan utama dalam membangun desa serta mempercepat pemerataan pembangunan,” ujar Meina Helmi.
Menurut dia, TMMD bukan hanya agenda rutin, melainkan bentuk nyata pengabdian TNI yang hadir langsung di tengah masyarakat. “Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan hasil pembangunan benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi warga,” katanya.
Dengan kolaborasi yang solid dan sasaran pembangunan yang jelas, TMMD ke-127 di Desa Krisik menjadi langkah konkret Pemkab Blitar dalam menghadirkan desa yang lebih terhubung, sehat, dan sejahtera. Pembangunan desa, dalam kerangka ini, bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi sosial jangka panjang bagi masa depan Kabupaten Blitar.
