Dikeluhkan Karena Bau, Area Dry Fountain di Alun-Alun Merdeka Bakal Dipagar
Reporter
Riski Wijaya
Editor
A Yahya
11 - Feb - 2026, 12:28
JATIMTIMES - Area Dry Fountain atau wahana air mancur di Alun-Alun Merdeka Kota Malang direncanakan bakal dipagar. Hal tersebut dimaksudkan untuk memberi batasan bagi sejumlah oknum pengunjung agar tidak menyalahgunakan Dry Fountain tersebut.
Rencana tersebut mengemuka usai munculnya keluhan bahwa air yang keluar dari dry fountain tersebut berbau tak sedap. Padahal, Dry Fountain itu sendiri menjadi atraksi dan daya tarik baru usai Alun-Alun Merdeka dibuka paska renovasi beberapa waktu lalu.
Baca Juga : Kursi Besi Kayutangan Raib, DLH Kota Malang Telusuri Jejak Pelaku lewat CCTV
"Nanti sambil saya konfirmasi dengan Dinas LH dan Bank Jatim, akan saya pasang pagar, yang sifatnya bisa bukak tutup," kata Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Pantauan di lokasi, dry fountain tersebut memang berhasil menjadi daya tarik baru bagi pengunjung Alun-Alun Merdeka. Selain banyak pengunjung yang menonton, juga banyak anak-anak yang bermain air saat dry fountain menyala.
Peristiwa dry fountain yang dikeluhkan berbau itu juga menjadi sorotan publik. Bahkan beberapa waktu lalu juga sempat menjadi perbincangan saat viral usai diunggah di media sosial.
Menurut Wahyu, bau tak sedap pada air di dry fountain tersebut akibat adanya sejumlah oknum pengunjung yang memanfaatkannya untuk mandi. Bahkan diduga ada yang tak sengaja buang air kecil.
"Dry fountain, memang dibuat untuk ditonton, bukan untuk mandi. Mungkin ada anak kecil main air lalu mandi disitu dan (diduga) buang air kecil disana," tutur Wahyu.
Wahyu mengatakan, nantinya pagar tersebut akan dikonsep dapat dibuka dan ditutup. Tujuannya, pengunjung diharapkan dapat lebih tertib saat berkunjung ke Alun-Alun Merdeka dan menikmati fasilitas yang ada.
Baca Juga : Bupati Tulungagung Lantik 27 Pejabat Fungsional: Tinggalkan Kebiasaan Lama yang Pasif
"Pada saat air mancur, pagar ditutup, jadi saat air mancur (dry fountain) tidak ada pemandangan ada orang mandi disana," jelas Wahyu.
Wahyu tak memungkiri jika saat ini Alun-Alun Merdeka Kota Malang sedang mendapat antusias yang sangat tinggi dari masyarakat. Menurutnya, hal itu adalah euforia usai Alun-Alun Merdeka direnovasi.
"Bagaimanapun ini euforia, mereka senang ya, akan kita tata lagi. Akan terus kami evaluasi," pungkas Wahyu.
