Profil Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Surabaya yang Meninggal Dunia di Usia 57 Tahun
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
10 - Feb - 2026, 10:40
JATIMTIMES - Kabar duka datang dari Surabaya. Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono meninggal dunia pada Selasa (10/2/2026) malam. Politisi PDI Perjuangan itu mengembuskan napas terakhir di RS Siloam Jakarta setelah sempat menjalani perawatan intensif.
Kepergian Adi yang akrab disapa Awi itu meninggalkan duka mendalam, terutama bagi kader dan simpatisan PDI Perjuangan di Jawa Timur.
Baca Juga : Diduga Terpeleset saat BAB di Sungai, Lansia Asal Lawang Malang Ditemukan Meninggal
Kabar meninggalnya dibagikan melalui akun Instagram @pdiperjuanganjatim. Dalam unggahan tersebut, partai menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah satu kader seniornya.
“Telah berpulang kader terbaik PDI Perjuangan, Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya (2019-2024) sekaligus Ketua DPRD Kota Surabaya (2024-2029). Dedikasi, pengabdian, dan perjuangan beliau akan selalu menjadi teladan bagi kita semua.” demikian unggahan PDIP Jatim.
Unggahan itu juga disertai doa untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan penghiburan.” tambah keterangannya.
Jenazah almarhum akan disemayamkan di Grand Heaven Surabaya pada hari ini, Rabu (11/02). Sementara pemakaman dijadwalkan berlangsung di Taman Makam Keputih, Surabaya, Kamis (12/02).
Profil Singkat
Dominikus Adi Sutarwijono lahir di Blitar pada 4 Agustus 1968. Ia merupakan lulusan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Sebelum dikenal sebagai politisi, Awi lebih dulu berkiprah di dunia jurnalistik. Pada 1996, di masa Orde Baru, ia memulai karier sebagai wartawan Harian Surya. Pengalamannya sebagai jurnalis turut membentuk karakter kritis dan komunikatif yang kemudian ia bawa ke dunia politik.
Karier jurnalistiknya berlanjut saat ia bergabung dengan Majalah Tempo pada rentang 1999 hingga sekitar 2003. Di periode itulah, Awi memutuskan terjun ke dunia politik dan bergabung dengan PDI Perjuangan.
Bersama PDI-P, karier politik Awi terbilang menanjak. Ia menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya selama dua periode, yakni sisa masa jabatan 2009–2014 sejak 2012, kemudian periode penuh 2014–2019.
Baca Juga : Kursi Besi Kayutangan Raib, DLH Kota Malang Telusuri Jejak Pelaku lewat CCTV
Di internal partai, ia dipercaya memimpin sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya periode 2019–2024. Pada periode yang sama, Awi juga didapuk menjadi Ketua DPRD Kota Surabaya.
Kepercayaan itu berlanjut. Ia kembali menjabat sebagai Ketua DPRD Surabaya untuk periode 2024–2029. Namun, takdir berkata lain. Masa jabatan keduanya belum tuntas, Awi lebih dulu berpulang.
Perjalanan politik Adi Sutarwijono tidak selalu mulus. Dinamika internal partai sempat terjadi saat ia dicopot dari jabatan Ketua DPC PDI-P Surabaya pada Mei 2025.
Saat itu, pencopotan dilakukan karena ia dinilai tidak memiliki kinerja yang baik selama memimpin PDI-P di Surabaya, terlebih setelah perolehan kursi legislatif partai dinilai kurang maksimal pada Pemilu 2024.
“Kursi DPRD dari 15 jadi 11 saja. Selain itu, rutinitas kinerja partai seperti rapat, komunikasi, keuangan, dan lain-lain juga kurang ideal," kata Wakil Ketua PDI-P Jatim, Budi Sulistyono pada 2 Mei 2024.
Meski demikian, Awi tetap menjabat sebagai Ketua DPRD Surabaya hingga akhir hayatnya. Selamat jalan Awi.
