Tingkatkan Layanan Kesehatan, Anggaran DBHCHT Direalisasikan untuk Pengadaan Alkes

Reporter

Abror Rosi

Editor

A Yahya

15 - Oct - 2024, 01:32

RSUD dr H Koesnadi Bondowoso (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES – Dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2024 di Kabupaten Bondowoso, 40 persen dialokasikan untuk bidang kesehatan, yang dalam hal ini dikelola oleh Dinas Kesehatan dan RSUD dr H Koesnadi.

Untuk pemanfaatan DBHCHT ini, terus dioptimalkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bondowoso.

Baca Juga : Anggota Dewan Puguh Wiji Pamungkas Dorong Optimalisasi Penggunaan Anggaran, Atasi Tingginya Disparitas Pendidikan di Jatim

RSUD dr H Koesnadi sebagai satu-satunya rumah sakit milik pemerintah di Bumi Ki Ronggo turut mengelola anggaran DBHCHT untuk menjamin mutu dan keselamatan pasien serta memenuhi standar layanan kesehatan.

Direktur RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso, dr. Yus Priyatna A. Sp.P FISR, menjelaskan, tahun ini rumah sakit mendapat anggaran DBHCHT sebesar Rp 1.218.947.600, yang digunakan untuk peningkatan alat kesehatan.

“Dana tersebut digunakan untuk pengadaan alat kesehatan berupa Bor Orthopedi dan Flexible Intubation. Keberadaan alat kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan bedah orthopedi dan di ruang ICU di RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso,” katanya, Selasa (15/10/2024).

Peningkatan sarana, prasarana serta alat kesehatan di rumah sakit plat merah ini, kata Yus Priyatna, diharapkan terus berkelanjutan, agar pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bondowoso terjamin dan berkualitas.

Baca Juga : 7 Pengobatan Herbal Terbaik untuk Kolesterol Tinggi yang Ampuh

“Kami berharap agar dukungan anggaran ini akan terus berkesinambungan, mengingat sarana, prasarana, dan alat kesehatan di rumah sakit selalu berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat dan membutuhkan investasi yang tidak sedikit,” pungkasnya.